Sab. Jul 31st, 2021

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Sering bingung dengan Katak atau kodok, inilah perbedaan Katak dan kodok secara lengkap

2 min read
perbedaan Katak dan kodok

perbedaan Katak dan kodok

Sharing is Caring

Katak adalah binatang amfibi pemangsa serangga yang hidup di air tawar atau di daratan, berkulit basah, berwarna hijau dan merah kecoklat coklatan, kaki bagian belakang yang berukuran lebih panjang dari pada kaki depan, pandai melompat dan berenang. Sedangkan kodok memiliki ciri kulit yang kasar dan berbintil bintil atau berbingkul bingkul, kerap kali kering, dan kaki belakangnya sering berukuran pendek saja, sehingga mayoritas kodok tidak mampu untuk melompat jauh. Kodok dan katak mengawali hidupnya menjadi telur yang ditaruh induknya di air, di sarang busa, atau di tempat tempat basah lainya.

Beberapa jenis kodok pegunungan membenahi telurnya di antara lumut lumut basah yang ada di pepohonan. Sedangkan jenis kodok hutan yang lain meletakkan telurnya di punggung kodok jantan yang lembab, yang akan selalu melindungi dan membawanya hingga menetas bahkan hingga terlahir menjadi berudu. Sekali bertelur kodok atau katak bisa mengeluarkan 5000 hingga 20000 telur, tergantung dari keunggulan induk kodok dan proses ini terjadi sebanyak 3x dalam setahun. Pembuahan pada kodok dilakukan di luar tubuh. Kodok jantan akan terpaku di punggung betinanya dan akan merangkul erat ketiak si betina dari belakang. Pada saat yang bersamaan kodok jantan akan mengeluarkan spermanya ke air, kemudian bisa menghidupi telur telur yang dikeluarkan si betina.

Baca juga  Berkata Buruk Pada Ibunya, Pemuda Dapat Balasan Ini, Ngeri!

Kodok dan katak hidup dengan menyebar luas, mula mula di daerah tropis yang beriklim panas. Bertambah dingin tempatnya, seperti berandaskan gunung atau di daerah bermusim 4 (temperat), jumlah jenis kodok cenderung semakin berkurang. Dan karena kodok termasuk hewan berdarah dingin, yang sangat memerlukan hawa panas dari lingkungannya untuk mempertahankan hidupnya dan meneruskan hidupnya dan merawat metabolisme tubuhnya. Hewan ini dapat ditemui mulai dari padang pasir, hutan rimba, rawa, dan tepi sungai, sawah, dan perkebunan, hingga ke wilayah permukiman warga.

Bufo melanostictus Schneider misalnya, ialah salah satu jenis katak yang seringkali didapat di sudut pojok rumah atau di balik pot bunga di halaman sekeliling rumah. Katak pohon menghuni pohon pohon rendah dan semak belukar, terutama di sekitar kolam atau di sekitar saluran air. Kodok memangsa berbagai jenis serangga yang ditemuinya. Kodok seringkali ditemui bergelombol di bawah cahaya lampu jalan atau taman. Menangkap serangga serangga yang tertarik oleh cahaya lampu tersebut. Sebaliknya, kodok juga dimangsa oleh berbagai jenis makhluk yang lain seperti: ular, kadal, burung burung, seperti: bangat, elang, garangan, lingsang, dan juga dikonsumsi sebagian manusia. Kodok menjaga diri dari serangan dengan cara melompat jauh, mengeludahi lawanya dengan lendir dan racun dari kelenjar yang ada di kulitnya. Dan sampai ada juga yang mengeluarkan semacam lendir berwarna gelap dan lengket, sehingga mulut pemangsanya akan melekat erat dan susah dibuka.

Baca juga  Mbah Mijan Tanggapi Penampakkan Mahluk Gunung Ciremai
(Visited 13 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.