Kam. Sep 23rd, 2021

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Sejarah Makna dan Filosofi Tari Kecak

2 min read
Sejarah Tari Kecak

Sejarah Tari Kecak

Sharing is Caring

Tari kecak adalah iringan yang menjadi karateristik dari salah satu seni tari dari Bali, yaitu Tari kecak. Bali adalah pulau dengan seribu kekayaan alam dan budaya dan budaya yang sangat populer. Wisata alam yang diurus dengan sangat baik, serta peninggalan kebudayaan yang terus tetap lestari merupakan daya tarik yang paling utama di pulau Dewata ini. Tari kecak tarian tradisional yang dikenal di seluruh Indonesia, bahkan hingga mancanegara. Keunikanya terletak pada suara yang diteriakkan oleh para penari serta gerakan yang khas dari tarian ini. Tari kecak juga diartikan juga sebagai Tari Api karena dalam pertunjukanya dilakukan dengan duduk melingkar dengan api unggun ditengah para penari. Penari kecak berjumlah antara 50 sampai 70 orang yang dilakukan oleh para pria. Tarian ini adalah tarian tradisional sakral dari Bali, dimana dalam atraksinya sang penari yang terbakar sama sekali tidak akan terluka sedikitpun. Oleh karena itu, tarian ini kerap disangkut pautkan dengan hal-hal mistis. Selain kekebalan pada baranya api, dipercayai juga para penari kemasukan roh dan akan melakukan perbuatan diluar pikiran selama tarian kecak terjadi.

Baca juga  Bima Dan Ayu Meninggal Arwahnya Di Kutuk, Mbah Mijan: Itu Nyata!

Sejarah Tari Kecak

Tari Kecak dilahirkan oleh cendikiawan asal Bali bernama Wayan Limbak pada tahun

1930-an. Limbak kemudian memublikasikan tarian ini hingga sampai ke luar negeri dengan juluran tangan seorang pelukis bernama Walter Spies yang berasal dari Jerman. Dalam sejarah perkembangannya, tarian ini diangkat oleh Limbak dan Walter dari tradisi sanghyang dan bagian-bagian kisah Ramayana. Asal mula terbentuknya nama tarian kecak adalah dari ucapan penari yang berteriak “cak cak cak” saat melakukan tarian. Selain itu, nama tarian juga dipengaruhi oleh suara gemerincing ornamen yang dipakai para penari di pergelangan kaki. Gelang tersebut akan menciptakan suara khas tersendiri sesuai dengan tarian kecak.

Baca juga  Kocak, 6 Foto Pernikahan yang Bikin Gagal Fokus

Karakteristik Tarian Kecak

Gerakan tangan dalam teknik dari tarian kecak ialah sebuah cerita Ramayana, yaitu saat adanya adegan Dewi Sinta diculik oleh Rahwana. Cerita tersebut dipertunjukkan hingga akhir tarian dengan berhasil dilepaskanya Dewi Sinta. Saat ini tari kecak dihadirkan sebagai pertunjukan hiburan dan pariwisata di Pulau Jawa.

Makna dan Filosofi

Mempunyai riwayat dan informasi yang diangkat melalui aktivitas tari kecak, maka kita bisa mencerna arti dan teori dari tarian ini. Berikut ini adalah hal hal yang dapat kita tinjau dari tarian kecak, yaitu:

  1. Nilai seni tinggi walaupun tarian ini tidak dibarengi oleh alat musik atau gamelan, namun tari kecak tetap terpampang indah dengan gerakanya yang solid dan energik.
  2. Meyakini akan kekuatan Tuhan, dalam pertunjukan tari kecak terdapat bagian babak yang menceritakan saat Rama meminta pertolongan Dewata.
  3. Arti pesan moral, tari kecak menampilkan karakter cerita yang dalam dan mengandung pesan moral bagi para penontonya.
Baca juga  7 Kisah Pelarian dari Penjara Paling Legendaris Dalam Sejarah
(Visited 53 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.