Sab. Okt 23rd, 2021

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Kandungan zat dan 6 manfaat daun pepaya bagi kesehatan tubuh

3 min read
manfaat daun pepaya

manfaat daun pepaya

Sharing is Caring
manfaat daun pepaya

Kita mungkin tak asing lagi dengan daun yang kaya manfaat ini. Daun pepaya dapat ditemukan secara efektif di berbagai masakan, misalnya pecel, dan dikenal karena rasanya yang pahit. Tapi tahukah Anda bahwa di balik lidahnya yang menggugah selera, ternyata ada banyak sekali manfaat daun pepaya untuk kesehatan Anda?

Seperti pepaya, daun pepaya juga kaya akan bahan kimia yang disebut papain dan chymopapain yang secara positif mempengaruhi perut terkait dan memiliki sifat melawan penyakit. Apalagi daun pepaya juga mengandung alkaloid padat, (misalnya karpain) yang diklaim ampuh dalam melawan ketombe & kebotakan. Dalam daun pepaya terdapat tambahan nutrisi A, B, C, E, K, dan mineral yang dibutuhkan tubuh, seperti kalsium, magnesium, natrium magnesium, dan zat besi. Untuk memperkuat khasiat daun pepaya, sebaiknya Anda mengetahui teknik penanganan yang tepat.

Baca juga  Kenali 5 Gejala Kanker Paru-Paru yang ada di Tubuh Anda, Sebelum Terlambat!

Apa manfaat daun pepaya untuk kesehatan tubuh?

Seperti yang diungkapkan sebelumnya, daun pepaya mengandung katalisator yang disebut papain. Bahan kimia ini benar-benar dapat ditemukan di setiap bagian pohon pepaya, termasuk produk alaminya. Anda bisa mendapatkan keuntungan dari protein ini dengan memakan daun pepaya mentah (menghitung dengan membuat minuman atau peras) atau mengukusnya sebentar.

Papain dikenal sebagai katalis proteolitik yang dapat memisahkan protein sehingga daun pepaya banyak digunakan sebagai penutup daging agar lebih empuk saat dimasak. Dari segi kesehatan, manfaat daun pepaya antara lain:

1. Membantu penyerapan

Protein papain yang ditemukan dalam daun pepaya diterima bekerja dengan penyerapan dan mencegah Anda tersumbat dan kentut. Beberapa pertemuan juga menjamin daun pepaya bisa mengatasi masalah yang berhubungan dengan perut, namun dugaan ini sebenarnya perlu ditelusuri lebih lanjut.

Baca juga  5 Kesalahan Setiap Kita Sikat Gigi

2. Mempercepat penyembuhan cedera

Studi mengungkap bahwa adanya papain yang terkandung pada daun pepaya bisa menyembuhkan luka pada kulit. Namun demikian, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu jika Anda memiliki kulit yang halus karena papain dapat menyebabkan efek samping yang merugikan pada kulit Anda.

3. Mengalahkan masalah kulit

Karena kaya akan nutrisi C dan A, daun pepaya juga siap meningkatkan kesehatan kulit dengan menjadikan kulit lebih cerah. Kandungan karpain pada daun pepaya juga dapat mencegah perkembangan organisme mikroskopis pada kulit, menggosok kulit dari racun perusak, dan melindungi kulit dari masalah seperti kulit berjerawat dan flek hitam. Untuk mendapatkan khasiat dari daun pepaya yang satu ini, Anda dianjurkan untuk meminum perasan pepaya secara konsisten.

Baca juga  Manfaat kunyit atau kunir untuk kesehatan tubuh manusia dan cara pengolahannya

4. Mengembangkan rambut

Kandungan karpain yang terdapat pada daun pepaya dapat membantu Anda mengatur rambut yang jarang atau menipis. Sejujurnya, Anda bisa menemukan kandungan karpain dalam shampo berketombe yang tidak masuk akal karena zat ini juga ampuh dalam mengobati kulit kepala yang membandel. Karpain juga dianggap sebagai pelembab alami untuk rambut.

5. Memperbaiki kerangka tahan

Daun pepaya telah banyak diolah menjadi suplemen yang memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah membangun kerangka tahan tubuh. Manfaat daun pepaya sebagai penyempurnaan sangat berharga untuk mencegah hasil kemoterapi bagi pasien keganasan.

6. Mempercepat penyembuhan pasien demam berdarah

Berdasarkan investigasi pusat penelitian, jus daun pepaya dapat membangun pemeriksaan trombosit. Keunggulan ini sangat membantu para penderita DBD yang perlu mengembangkan trombositnya termasuk agar cepat sembuh dari penyakitnya. Ada pula anggapan bahwa tanaman pepaya (menghitung daunnya) juga berhasil mengobati berbagai penyakit, seperti keganasan, baik untuk penderita diabetes, kontaminasi HPV, infeksi gusi, dan penyembuhan luka pasca operasi. Meski demikian, kasus-kasus tersebut sebenarnya membutuhkan eksplorasi lebih lanjut.

(Visited 8 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.