Wed. Apr 1st, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Wakil Gubernur Maluku Utara (Malut) Yasin Ali Naik Pitam

2 min read
Sharing is Caring

Saat itu, di kediaman Gubernur mendadak dipilih sebagai tempat pelantikan 12 pejabat di lingkup Pemprov Malut.

Al Yasin terlihat mendekat ke arah Abdul Gani dengan bahasa tubuh ‘siap tempur’. Wagub seolah ingin menonjok muka Gubernur. Usut punya usut, kemarahan Al Yasin disebabkan ingkar janji Abdul Gani yang batal melantik pejabat ‘titipan’ sang Wagub.

Informasi yang dihimpun, seperti dilansir kumparan.com, Al Yasin dikabarkan geram lantaran nama yang ia titipkan sebagai Kepala Pelaksana BPBD Malut malah dicopot oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan menggantinya dengan Yunus Badar.

Al Yasin menjelaskan, komunikasi awal dengan gubernur masih baik. Yakni ada pembagian tugas, yaitu dirinya akan melantik 12 pejabat di Kantor Gubernur di Sofifi (ibukota Malut), dan gubernur menghadiri upacara penyerahan ijazah program sarjana di salah satu kampus di Ternate.

Baca juga  Survei: Apakah Anda Suka Atau Gak Suka Dengan Gerakan 212? Tak Diduga, Mayoritas Jawab Ini

Namun, saat di Sofifi, ia cukup lama menunggu kedatangan pejabat yang akan dilantik. Dalam kondisi itu, tiba-tiba ia mendapat informasi bahwa gubernur malah mengalihkan pelantikan di kediaman Gubernur di Ternate tanpa ada komunikasi.

“Saya tidak terima baik, sama saja tidak menghargai, padahal saya dan gubernur satu paket memimpin Maluku Utara,” ucapnya.

Menurut dia, pelantikan 12 pejabat berdasarkan SK Gubernur Maluku Utara Nomor: 821.1.2.22/KEP/JPTP/34/2020 di kediaman Gubernur itu melanggar hukum. Karena yang diketahuinya, pelantikan itu semestinya digelar Sofifi, tapi sontak berganti lokasi di Ternate.

“Sofifi Rumah Kita hanyalah slogan yang tidak ada pembuktian sama sekali. Buktinya, pelantikan saja diadakan di Ternate. Saya merasa dibodohi. Asal gubernur tahu, tanpa saya dia (gubernur) tidak menjadi gubernur,” katanya.

Baca juga  Dewi Tanjung Melaporkan Novel Baswedan ke Polda Metro Jaya

Di sisi lain, Gubernur Malut dalam sambutannya mengatakan, para pejabat yang dilantik harus taat kepada sumpah janji dalam pelantikan, karena tujuannya adalah bekerja semaksimal mungkin dalam amanah yang diberikan.

(Visited 32 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.