Tue. Sep 22nd, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Para Pemain Bintang Ini Ternyata Belum Pernah Membela Tim Nasionalnya, Siapa Saja Mereka ?

3 min read
Sharing is Caring

Mengenakan jersey tim nasional (timnas), tentunya menghadirkan kebahagiaan bagi setiap pemain. Membela negaranya sendiri di kancah internasional tentunya akan membuat mental pemain tersebut diuji sekaligus meningkat. Akan tetapi, sayangnya tidak semua pemain bintang merasakan membela tim nasional negara mereka masing-masing. Siapa saja mereka ? Kok bisa seperti itu ? Langsung saja, cekidot!

1. Dario Hubner (Italia)

Dario Hubner adalah seorang pemain yang sempat mencuat namanya di tahun 1990-an hingga 2000, dikarenakan permainannya yang konsisten di Serie A. Ia pun diketahui telah mencetak 300 gol selama karirnya sebagai pesepak bola profesional yang mana kurang lebih selama dua dekade. Hebatnya lagi, ia mendapatkan gelar pemain tertua yang mendapatkan Sepatu Emas Serie A pada 2002 ketika ia berusia 35 tahun. Nahas, performanya yang begitu baik di Serie A, nampaknya tidak membuat nama Hubner beredar di panggung dunia bersama Timnas Italia.

Ia kalah saing dengan pemain legenda Italia, seperti Roberto Baggio dan Christian Vieri. Akan tetapi, bukan hanya kalah saing saja alasan ia tidak dipanggil oleh Timnas Italia, melainkan catatan kedisiplinan yang ia miliki ternyata cukup buruk. Selama karirnya menjadi pesepak bola profesional ia telah menerima 10 kartu merah dan 36 kartu kuning.

Baca juga  Madura Utd 1-2 Bhayangkara FC, TIRA Kabo 1-2 PSIS, Inilah Klasemen Terbaru Liga 1 Pekan 28

2. Mikel Arteta (Spanyol)

Seperti kebanyakan pemain yang kalah bersaing, Arteta pun ternyata mengalami hal yang sama. Menjadi alumni akademi La Masia ternyata tidak menjamin bahwa ia akan dipandang hebat oleh banyak orang. Selain itu, meskipun skillnya hebat, tetap saja ia masih kalah dengan para pesepak bola hebat yang berada di generasi yang sama dengannya, sehingga ia pun mau tidak mau harus rela untuk tidak mengenakan jersey Timnas Spanyol.

Ia sebenarnya pernah dipanggil ke skuat Spanyol pada 2009, namun akhirnya mengundurkan diri karena mengalami cedera lutut yang membuatnya gagal mendapatkan cap pertamanya.

3. Carlo Cudicini (Italia)

Datang lagi dari Italia seorang kiper terbaik di masanya. Ia sempat menjadi pemain andalan dalam skuad Chelsea sebagai kiper pada era 2000-an. Bersama Chelsea, ia menunjukkan kualitasnya sebagai kiper, sehingga ia sempat menjadi pemain terbaik Chelsea pada musim 2001/2002. Cudicini juga pernah merasakan dua kali gelar Premier League. Penampilan gemilangnya di level klub nampaknya belum bisa memasukkan namanya ke tim nasional Italia. Sempat dipanggil untuk pertandingan persahabatan melawan Turki pada 2002, namun ia gagal mendapatkan cap pertamanya untuk Italia. Padahal Cudicini pernah menjadi penjaga gawang utama Italia di level remaja.

Baca juga  Demi Perginya Loris Karius, Liverpool Malah Membayar Uang ke Besiktas

Tidak jauh berbeda dengan dua pemain sebelumnya, Cudicini juga korban dari ‘kalah saing’ di Timnas Italia, sehingga ia tidak bisa membeli Gli Azzurri. Cudicini harus bersaing dengan kiper hebat dunia seperti Gianluigi Buffon, Francisco Toldo, dan Angelo Peruzzi. Sempat ada wacana naturalisasi oleh FIFA, namun hal itu tidak jadi, karena ia tidak memenuhi syarat. Akhirnya, ia pun harus mengakhiri karirnya dengan tanpa satu sejarah pun bermain bersama Timnas Italia.

4. Steve Bruce (Inggris)

Referensi pihak ketiga

Bagi yang tidak tahu siapa pemain yang satu ini, Steve Bruce adalah seorang legenda Manchester United. Ia pun sempat menjadi kapten ‘The Red Devils’ selama dua musim, hingga akhirnya ia hengkang dari MU ke Birmingham City pada 1996. Ia dianggap sebagai pemain terbaik lini belakang yang pernah dimiliki MU. Bersama dengan Gary Pallister, keduanya berhasil menjaga garis pertahanan MU dengan bagus dan menjadi duet pemain belakang terbaik pada zamannya. 

Baca juga  Demi Pemain Muda Roma ini, MU Merelakan Smalling

Meskipun keduanya bermain kompak di klub, namun nasib keduanya di level timnas tak sama. Pallister berhasil mendapatkan 22 kesempatan bermain untuk timnas Inggris, sebaliknya Bruce tidak pernah sekali pun dipanggil ke tim nasional. Hingga saat ini masih menjadi pertanyaan, mengapa pemain dengan segudang prestasi seperti ini tidak dilirik oleh Timnas Inggris. Karena saking lamanya ia tidak dipanggil-panggil oleh Timnas Inggris, Irlandia sempat menawarkannya untuk membela Timnas Irlandia. Akan tetapi, naturalisasi tersebut harus batal karena ia sudah pernah membela Timnas Inggris B, sehingga sebab itulah yang membuat Bruce gagal dinaturalisasi.

(Visited 30 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.