Fri. Oct 30th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Kominfo: Stop Sebar Identitas Pasien Corona di Media Sosial!

2 min read
Sharing is Caring

Belakangan ini sejumlah foto tersebar di media sosial terkait identitas pasien yang positif corona. Hal tersebut amat disayangkan. Pasalnya informasi kesehatan pribadi terlarang untuk dikonsumsi khalayak luas.

Kementerian Komunikasi & Informatika (Kemenkominfo) menyesalkan hal tersebut. Kominfo mengimbau masyarakat agar tak sembarangan membagikan informasi pribadi pasien, baik penderita ataupun terduga (suspect) virus corona.

Kami harapkan juga pemberitaan dan media sosial juga menjaga agar informasi pribadi (pasien corona) tak begitu luas,” ujar Plt Kepala Biro Humas Ferdinandus Setu seperti dikutip CNN Indonesia (3/3/2020).

Menurut pria yang karib disapa Nando tersebut, informasi pribadi dikecualikan dalam Pasal 17 huruf h dan i UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Informasi pribadi dikecualikan bila terkait dengan riwayat, kondisi anggota keluarga, perawatan kesehatan fisik dan psikis seseorang.

Baca juga  Pernikahan Jessica Iskandar dan Konser Ayu Ting Ting Terpaksa Ditunda Gegara Corona

Nando menegaskan, mengungkapkan identitas penderita corona secara terbuka adalah pelanggaran hak-hak pribadi. Informasi bersifat privat tersebut hanya bisa diungkap atas izin yang bersangkutan.

Selain itu Nando juga mewanti-wanti agar media massa tak melakukan hal serupa. Pasalnya pasien dalam hal ini sebagai korban dapat menjadi bulan-bulanan atau aksi bullying oleh orang tak bertanggung jawab.

Sementara itu, Komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP), Arif Kuswardono mengimbau publik dan petugas menghormati hak pribadi. Ia mengimbau agar publik tidak membagi, menyebarkan informasi pribadi pasien yang bersangkutan di media sosial.

Menurutnya perlindungan atas identitas pribadi ini dijamin secara hukum dalam pasal 29 g UUD 1945. Dalam UU itu disebutkan setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat dan harta benda yang berada di bawah kekuasaannya serta berhak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi.

Baca juga  Wabah Kuno Black Death yang Pernah Memakan 200 Juta Korban Jiwa Kini Bangkit Kembali
(Visited 4 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.