Mon. Jul 6th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

BUMN Kelola Tambang Emas dan Batubara Milik Tersangka Jiwasraya

2 min read
BUMN Kelola Tambang Emas dan Batubara Milik Tersangka Jiwasraya
Sharing is Caring


 Kementerian BUMN dinyatakan siap mengelola tambang emas PT Batutua Waykanan Minerals milik tersangka kasus Jiwasraya Heru Hidayat yang telah dititipkan oleh Kejaksaan Agung. Perusahaan BUMN Antam ditunjuk untuk mengelola tambang emas tersebut. “Jadi, tambang emas ini akan dikelola oleh BUMN kita, supaya emas-emasnya kita kelola dengan baik,” ujar Staf Khusus Kementerian BUMN, Arya Sinulingga dikutip Antara di Jakarta, Senin (2/3/2020) malam. Diketahui, tersangka Jiwasraya, Heru Hidayat, menguasai 60 persen saham PT Batutua Waykanan Minerals yang bergerak di bidang pertambangan emas melalui PT Kalimantan Pancar Sejati atau PT KPS. Heru sendiri duduk sebagai Direktur PT KPS.

Pengelolaan dan pengawasan BUMN terhadap tambang emas tersebut dimaksudkan agar selama dalam penyitaan di tingkat penyidikan sampai dengan eksekusi putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, nilai tambang emas PT Batutua Waykanan Minerals tetap terjaga.

Baca juga  Tim Sembilan Golkar : Dalam 100 Hari, Satu Menteri Kerjanya Cuma Bikin Logo

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir juga menunjuk PT Bukit Asam terkait pengelolaan tambang batu bara milik Heru Hidayat yang juga telah disita oleh Kejaksaan Agung. Menurut Arya, kalau nanti memang terbukti, secepatnya Kementerian BUMN akan mulai mengambil alih asetnya. Sebelumnya, Kejagung telah menetapkan Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) Heru Hidayat sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi perseroan Jiwasraya.

Kementerian BUMN dinyatakan siap mengelola tambang emas PT Batutua Waykanan Minerals milik tersangka kasus Jiwasraya Heru Hidayat yang telah dititipkan oleh Kejaksaan Agung. Perusahaan BUMN Antam ditunjuk untuk mengelola tambang emas tersebut. “Jadi, tambang emas ini akan dikelola oleh BUMN kita, supaya emas-emasnya kita kelola dengan baik,” ujar Staf Khusus Kementerian BUMN, Arya Sinulingga dikutip Antara di Jakarta, Senin (2/3/2020) malam. Diketahui, tersangka Jiwasraya, Heru Hidayat, menguasai 60 persen saham PT Batutua Waykanan Minerals yang bergerak di bidang pertambangan emas melalui PT Kalimantan Pancar Sejati atau PT KPS. Heru sendiri duduk sebagai Direktur PT KPS.

Baca juga  Amien: Kebijakan Jokowi Akan Menghancurkan Masa Depan Bangsa dan Negara

Pengelolaan dan pengawasan BUMN terhadap tambang emas tersebut dimaksudkan agar selama dalam penyitaan di tingkat penyidikan sampai dengan eksekusi putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, nilai tambang emas PT Batutua Waykanan Minerals tetap terjaga.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir juga menunjuk PT Bukit Asam terkait pengelolaan tambang batu bara milik Heru Hidayat yang juga telah disita oleh Kejaksaan Agung. Menurut Arya, kalau nanti memang terbukti, secepatnya Kementerian BUMN akan mulai mengambil alih asetnya. Sebelumnya, Kejagung telah menetapkan Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) Heru Hidayat sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi perseroan Jiwasraya.

Baca juga  Survei Terbaru: Setuju Gak Ibu Kota Pindah Ke Kaltim?
(Visited 1 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.