Wed. Nov 25th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Takut Kecolongan Di Kongres, Ibas Gerilya Aklamasi Pastikan AHY Ketum Demokrat

2 min read
Takut Kecolongan Di Kongres, Ibas Gerilya Aklamasi Pastikan AHY Ketum Demokrat
Sharing is Caring

Jelang Kongres Demokrat 2020, kubu Cikeas sudah mengantisipasi kursi ketum kepada jatuh ke tangan orang yang salah. Strateginya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bakal didaulat sebagai Ketua umum secara aklamasi di kongres. Skenario politik Cikeas sebelumnya diungkapkan politikus Demokrat Herzaky Mahendra. Seperti dikutip merdeka.com, Herzaky mengklarifikasi kabar Ibas ingin maju sebagai calon ketua umum di Kongres 2020. Ibas sebelumnya dikabarkan tengah mengumpulkan tanda tangan ke daerah-daerah untuk ikut berkontestasi di kongres. politikus muda itu mengakui memang Ibas mengumpulkan surat dukungan. Tapi bukan untuk maju sebagai calon ketua umum. Melainkan mengamankan kursi ketua umum dari orang ketiga. Terlebih, Herzaki bercerita, bahwa Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tampaknya sudah tak ingin lagi memimpin partai Demokrat.

Baca juga  Trump Balikkan Kepanikan Pasar, Wall Street Lompat Nyaris 10% di Akhir Pekan

“Membaca sinyalemen Pak SBY tidak maju lagi sebagai Ketum Demokrat, maka sejak Rapimnas 2018, EBY (Ibas) mengumpulkan surat dukungan sebagai upaya pengamanan internal agar kursi Ketum tidak jatuh keluar dari pengurus inti Demokrat yang saat ini tengah berjuang menyelamatkan Partai,” jelas Herzaky saat dihubungi merdeka.com, Jumat (28/2). Herzaky menegaskan, Ibas bersama para pengurus daerah memiliki konsensus. Isinya, seluruhnya sepakat AHY menjadi ketua umum secara aklamasi di kongres nanti. “Seluruh pimpinan partai, ketua-ketua DPD dan DPC serta EBY (Ibas) sendiri memiliki konsensus untuk mendukung dan mengusung AHY sebagai calon ketua Umum 2020 secara aklamasi,” tegas dia.

Sekali lagi, dia membantah informasi yang menyatakan bahwa Ibas dan AHY saling berebut alias dwitunggal di internal Demokrat. “AHY-EBY solid untuk bersama-sama memajukan Partai bersama seluruh kader Partai Demokrat,” tutup dia. Terpisah, Wakil Ketua DPAC Pasar Rebo Jaktim Syupardi Sali menegaskan, isu Edhie Baskoro (Ibas), adik AHY kumpulkan tanda tangan ke DPD/DPC untuk memenangkan kakaknya secara aklamasi itu tidak benar. “Tentang Ibas mengumpulkan dukungan untuk aklamasi AHY yang disampaikan oleh Herzaky Mahendra, mantan deputi Kogasma dan mantan Caleg nomor urut 2 Dapil Kalbar 1, sangatlah tidak realistis dan tidak menghormati suara tingkat daerah yang juga memiliki pilihan mereka sendiri,” kata Syupardi, Sabtu (29/2).

Baca juga  PDIP : Menteri Kok Tanpa Program

Syupardi meminta agar kader Demokrat jangan memperkeruh keadaan dengan mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang berkesan mengadu domba. Dia menyayangkan juga skenario aklamasi untuk AHY yang dibocorkan Herzaky.”Tetapi satu sisi ini juga menjelaskan penyusun skenario aklamasi yang merancang terlalu vulgar, tidak cantik, dan justru bisa menimbulkan bibit perpecahan di akar rumput, sesuatu hal yang sangat dihindari Ketua Umum Partai Demokrat Bapak SBY,” tambahnya. Syupardi berharap, para petinggai Demokrat untuk selalu bijaksana dalam menyampaikan pendapat mereka. Jangan sampai partai kita yang besar ini malah terpecah belah karena pernyataan segelintir orang dekat yang belum jelas posisinya sebagai apa, tegas dia.

(Visited 3 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.