Thu. Nov 26th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Michu, si One Season Wonder Sesungguhnya yang Hilang Seketika dari Dunia Sepak Bola!

3 min read
Sharing is Caring

Michu, pernah dengar nama yang satu ini ? Pesepak bola asal Spanyol ini memiliki julukan One Season Wonder. Julukan apa itu ? One Season Wonder adalah seorang pemain yang selama semusim bermain luar biasa memukau, namun di musim selanjutnya ia jauh dari kata memukau. Hal ini terjadi pada Miguel Perez Cuesta, atau yang biasa dikenal Michu.

Pemain yang identik dengan gaya menggoyangkan tangannya ketika mencetak gol ini harus menjadi salah satu pesepak bola yang termasuk ke dalam One Season Wonder. Lantas, mengapa performanya bisa seperti itu ? Mari kita melihat awal debut dari pemain berkebangsaan Spanyol ini.

Michu, memulai debut sepak bolanya di sebuah klub bernama Real Oviedo. Tercatat, ia mencetak 13 gol dari tahun 2003 hingga 2007. Dari Real Oviedo, ia hengkang ke Celta Vigo. Di Celta Vigo karirnya juga tidak jauh lebih baik dibandingkan klub yang sebelumnya. Ia mencetak 13 gol dari 101 pertandingan. Pada musim panas 2011, Michu mendapatkan langkah besar dengan tampil di La Liga dengan Rayo Vallecano yang baru saja promosi.

Baca juga  Formasi Termahal Fase Grup Liga Champions

Dia meledak di papan atas Spanyol dengan 15 gol termasuk brace (dua gol) melawan Real Sociedad, Racing de Santander, Osasuna dan Real Madrid.

Bermain prima di La Liga, membuat namanya mulai bergema dimana-mana. Hingga akhirnya, Michael Laudrup membawanya ke Swansea dengan bandrol dua juta poundsterling. Karirnya melesat di musim 2012-2013. Ia mencetak 22 gol selama semusim bermain dengan Swansea dan membantu Swansea meraih Piala Liga. Michu pun membantu Swansea menumbangkan Bradford di laga final di Stadion Wembley untuk mengamankan trofi sepak bola Inggris pertama .Ia pun mengakhiri musim dengan 22 gol dan dihargai 30 juta poundsterling.

Memasuki musim kedua, Michu mendapati dirinya bermain sebagai gelandang serang lagi, karena datangnya seorang striker baru bernama Wilfried Bony. Ia pun membuat dirinya menyesuaikan dengan tim dan Michu melakukannya dengan baik, bahkan ia masih mencetak gol secara teratur. Michu akhirnya diberi kesempatan untuk membela negaranya sendiri tatkala laga kontra Belarus.

Baca juga  Inilah 3 Pemain Sepak Bola yang Paling Sering Menjadi Aktor Diving di Lapangan Hijau!

Nahas, di musim kedua ini ia harus mengalami cedera engkel yang merusak karirnya. Michu bermain hanya lima kali setelah periode Natal 2013 dan menyelesaikan musim di mana manajer Laudrup pergi dan digantikan oleh Garry Monk dengan enam gol dalam 25 pertandingan. Kekalahan 1-0 oleh Hull pada 5 April 2014 ternyata menjadi pertandingan terakhir Michu untuk Swans.

Di 2014, ia berangkat ke Napoli sebagai pemain pinjaman. Akan tetapi ia hanya bermain sebanyak enam kali. Dia dibebaskan oleh Swansea pada November 2015 dan menghabiskan musim bermain sepak bola tingkat empat untuk Langreo di Spanyol, sebelum menyetujui kontrak satu tahun dengan Oviedo untuk 2016-17. Michu menolak tawaran dari klub papan atas seperti Rayo Vallecano dan Granada. Ia lebih memiliki Langreo yang hanya berjarak 20 kilometer dari Oviedo, dimana dia tumbuh dewasa, dan di situlah dia kembali.

Baca juga  Klopp Vs Pep, Siapa yang Lebih Baik ? Ini Dia Hasil Head to Head nya!

Michu membuat 27 penampilan di musim 2016-17 tetapi hanya mencetak satu gol. Satu tahun kemudian ia diangkat sebagai direktur sepakbola di Langreo, di mana adiknya adalah pelatih kepala. Oviedo sendiri adalah klub yang melahirkan pemain top Spanyol seperti Santi Cazorla dan Juan Mata, yang membeli saham di klub tersebut untuk membantu menyelamatkan klub dari kebangkrutan.

(Visited 9 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.