Wed. Oct 28th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Kena Semprot Menteri Erick, Dirut Telkom Umbar Janji-janji Kembangkan Bisnis

2 min read
Kena Semprot Menteri Erick, Dirut Telkom Umbar Janji-janji Kembangkan Bisnis
Sharing is Caring

Direktur Utama PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk Ririek Adriansyah menanggapi pernyataan Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir terkait minimnya kontribusi Telkom bagi negara. Ini janji-janjinya. “Beliau ingin Telkom bertransformasi ke depan. Kita sudah punya rencana itu, tapi beliau ingin lebih cepat lagi,” kata Ririek saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu (19/2) malam. Pernyataan tersebut disampaikan Ririek saat menjawab pertanyaan beberapa anggota Komisi VI terkait pernyataan Erick Thohir tersebut. Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Tohir geram dengan l kinerja PT Telekomunikasi Indonesia atau Telkom. Pasalnya, perusahaan pelat merah itu belum memberikan kontribusi besar bagi negara.

Baca juga  Walkot Depok: Umat Islam Sudah Biasa Tangkal Virus Pakai Wudu! Netizen Langsung Jawab Gini

Erick mengatakan, sebagian besar pendapatan Telkom hanya berasal dari anak perusahaannya, yakni Telkomsel. Karenanya, akan lebih baik jika hanya Telkomsel saja yang langsung di bawah kementerian.

Karena itu, dia berharap ke depannya Telkom harus berubah menjadi perusahaan teknologi informasi pelat merah yang benar-benar fokus dalam mengembangkan data-data yang dimiliki dan memanfaatkannya sebagai pusat data di Indonesia. Bukan malah datanya dimiliki negara asing.

“Karena itu, kita mau ke depan yang namanya Telkom berubah, ke arah salah satunya ke data, big data, cloud. Masa cloud-nya dipegang Ali cloud, database sedemikian besar masa database kita diambil negara lain,” tegas Erick. Ali Cloud ada perusahaan grup Alibaba asal China.

Ririek dikutip Antara menambahkan, Telkom juga berkomitmen untuk melakukan transformasi bisnis sekaligus berinovasi untuk mengembangkan bisnis di Indonesia. Diketahui, BUMN telekomunikasi, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk agresif memodernisasi jaringan telekomunikasi dengan menggunakan teknologi 100 persen berbasis fiber optik di kota dan kabupaten seluruh Indonesia, sekaligus mempersiapkan layanan 5G.

Baca juga  Tiba Tiba, Pengamen Ini Tuntut Menkeu Sri Mulyani 750 Juta. Ada Apakah Gerangan ?

Direktur Network & IT Solution Telkom Zulhelfi Abidin di Jakarta, Minggu, mengungkapkan program modernisasi yang dikenal dengan istilah Modern Broadband City itu merupakan bentuk komitmen Telkom untuk meningkatkan kualitas layanan Information & Communication Technology (ICT) bagi masyarakat serta mempercepat terwujudnya digitalisasi Indonesia.

“Pada era digital saat ini, tergelarnya infrastruktur 100 persen fiber optik itu diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan broadband berkualitas, sehingga masyarakat dapat menikmati layanan digital yang jauh lebih baik,” ujar Zulhelfi Abidin dalam keterangan resmi. Adanya modernisasi jaringan ke fiber optik itu, lanjut dia, menjadi landasan penting dalam penyediaan layanan digital baik digital platform maupun services, yang dapat diakses melalui jaringan fixed broadband maupun seluler berkecepatan tinggi 3G/4G. Hal ini sekaligus menjadi langkah TelkomGroup dalam mempersiapkan hadirnya layanan 5G.

Baca juga  Megawati: Banjir Di DKI Makin Bertambah, Karena Ulah Siapa? Netizen Langsung Jawab Begini
(Visited 8 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.