Fri. Sep 25th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Defisit Hingga Rp15,5 Triliun, BPJS Kesehatan Punya Utang ke 5.000 Rumah Sakit

1 min read
Defisit Hingga Rp15,5 Triliun, BPJS Kesehatan Punya Utang ke 5.000 Rumah Sakit
Sharing is Caring


Meski pemerintah sudah menyuntikkan dana sebesar Rp13,5 triliun, namun Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan masih mengalami defisit. Bahkan menurut Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, BPJS Kesehatan mengalami defisit hingga Rp15,5 triliun. BPJS memiliki utang ke ribuan fasilitas kesehatan (faskes) dan rumah sakit. BPJS belum menuntaskan pembayaran layanan kesehatan terhadap 5.000 faskes ataupun rumah sakit. Sehingga, BPJS Kesehatan dikategorikan gagal bayar.

“Sekarang masih Rp15,5 triliun dan lebih dari 5.000 faskes yang belum dibayar penuh. Ini situasi yang dihadapi BPJS hingga kini,” ungkap Sri Mulyani, di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa, (18/02/2020).

Sri Mulyani mengaku jika BPJS tidak disuntik dana sebesar Rp13,5 triliun pada 2019, BPJS Kesehatan berpotensi mengalami defisit hingga Rp32 triliun. 

Baca juga  KPK Ungkap Fakta Mengejutkan Seputar Revisi UU KPK

“Semua faskes, RS sudah alami gagal bayar, kompensasi yang cukup kronis. Situasi itu harus dipecahkan meskipun kami tetap akan perbaiki data,” paparnya. Untuk menyelamatkan BPJS, katanya, pemerintah telah menganggarkan suntikan dana tambahan sebesar Rp 48 triliun yang berasal dari APBN 2020. Dana tersebut dianggarkan untuk membayarkan iuran para peserta bantuan iuran (PBI), baik ASN, TNI maupun Polri. “Diharapkan akan mampu berikan tambahan penerimaan dari BPJS, sehingga dia bisa penuhi kewajiban yang tertunda,” ujar Sri Mulyani.

(Visited 3 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.