Thu. Nov 26th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Inilah Tiga Pesepak Bola Indonesia yang Meninggal di Lapangan, Tragis!

2 min read
Inilah Tiga Pesepak Bola Indonesia yang Meninggal di Lapangan, Tragis!
Sharing is Caring

Berprofesi menjadi seorang pesepak bola profesional tentunya menjadi idaman para pencinta sepak bola. Namun, dibalik keseruan saat bertanding, ada juga resiko-resiko buruk yang bisa saja diterima di lapangan. Seperti beberapa pemain sepak bola Indonesi di bawah ini yang bisa dikatakan meninggal di lapangan. Siapa saja mereka dan apa yang menjadi penyebab mereka meninggal ? Langsung aja, cekidot!

1. Eri Irianto

3 April tahun 2000 gelandang Persebaya Surabaya tutup usia di usianya yang ke 26 karena gagal jantung. Sebelum ia meninggal, tatkala ia berlaga, sempat ada konfak fisik dengan salah satu pemain PSIM Yogyakarta, Samson Kinga. Ia pun pingsan atas insiden tersebut dan segera dilarikan ke rumah sakit Dr. Soetomo. Hingga akhirnya pihak dokter menyatakan bahwa Erie meninggal karena gagal jantung.

Baca juga  Paqueta Tidak Akan Mampu Membangkitkan Milan

2. Jumadi Abdi

Jumadi Abdi mengawali karir sebagai pesepak bola profesional di klub Persiba Balikpapan ada 2001 silam. Namun, nahas, 8 tahun kemudian, ketika ia kembali ke Kalimantan untuk membela PKT Bontang, Jumadi tutup usia pada 15 Maret 2009.

Sebelumnya, ia sempat terkena tendangan dari salah satu pemain Persela Lamongan, Denny Tarkas. Karena hal itu, Jumadi pun harus dibawa ke lapangan untuk dilarikan ke rumah sakit dan Tarkas sendiri diganjar kartu kuning oleh wasit.

Setelah mendapat perawatan dari pihak rumah sakit, ia tidak bisa mencerna makanan selama dua hari. Hal ini disebabkan adanya luka organ dalam tubuh Jumadi. Ia pun dioperasi dan ketika operasi sedang berlangsung, Jumadi koma lalu tak lama setelah itu ia pun meninggal.

Baca juga  Persib 2-1 PSIS, Ezechiel & Febri Hariyadi Menggila, Ini Klasemen Terbaru Liga 1 2019

3. Akli Fairuz

Tak jauh berbeda dengan Jumadi Abdi, Akli Fairuz juga tinggal nama setelah menghadapi insiden maut di mulut gawang lawan. Pesepakbola yang memperkuat Persiraja Banda Aceh tersebut dihantam kaki kiper PSAP Sigli di bagian perut.

Insiden maut yang dialami Akli Fairuz pada Mei 2014 lalu itu bahkan menjadi sorotan dunia, lantaran Akli harus kehilangan nyawa sesaat setelah mendapat tendangan lawan. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit untuk dioperasi, namun nyawa Akli Fairuz terlambat diselamatkan.

(Visited 39 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.