Thu. Sep 24th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Erick Thohir Dinobatkan Menteri Favorit, Ini Sederet Gebrakannya

2 min read
Erick Thohir Dinobatkan Menteri Favorit, Ini Sederet Gebrakannya
Sharing is Caring

Dalam 100 kerja Kabinet Indonesia Maju, Menteri BUMN Erick Thohir rupanya paling dipersepsikan positif oleh publik. Dalam survei yang digelar Indonesia Political Opinion (IPO), Erick bersama dua wakilnya menduduki peringkat teratas sebagai menteri paling favorit. Seperti diberitakan Bizlaw.id Data IPO menunjukkan, Menteri Erick memanen 96,0 persen suara dari publik yang mengenalnya. Sementara di jajaran wakil menteri, dua kolega Erick ikut meraih tempat di hati publik. Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin dan Kartika Wirjoatmodjo bertengger di daftar teratas wakil menteri yang paling tepat penunjukannya.

“Budi Gunadi 29 persen dan Kartika 29 persen masing-masing di peringkat pertama dan kedua,” kata Dedi dalam acara diskusi 100 Hari Jokowi-Ma’ruf di Jakarta, Sabtu (8/2/2020). Jika menteri dan wakilnya sudah favorit, Kementerian BUMN juga ikut masuk dalam tiga besar kementerian berkinerja paling baik. Kementerian BUMN mendapatkan 77,0 persen kepercayaan public, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang mencapai 80,3 persen. Sementara Kementerian Luar Negeri di posisi teratas dengan tingkat kepercayaan 84 persen.

Baca juga  Erick Thohir : Telkom Harus Jadi Pusat Data, Bukan Dimanfaatkan Negara Lain

Adapun survei IPO berbasis teknik wellbeing purposive sampling (WPS) tersebut berlangsung dari 10 Januari-31 Januari 2020 dengan mengambil 1.600 responden. Validitas data dengan menggunakan metode itu diklaim dalam rentang 94-97 persen. Lantas, kenapa Erick dan dua wakilnya berhasil mencuri perhatian publik Indonesia. Ternyata, bila dicermati dari 100 kerja Kabinet, Erick memang tercatat melakukan sederet gebrakan. Pertama, merampingkan organisasi kementerian dengan mencopot hampir seluruh pejabat Eselon I pada November 2019. Erick melangsingkan birokrasi di kantornya, dari 7 deputi menjadi hanya 3 deputi saja. Kedua, merombak jajaran direksi dan komisaris perusahaan BUMN. Perombakan ini sudah menyasar beberapa BUMN, salah satunya PT Garuda Indonesia. Erick juga menunjuk mantan Komisioner KPK Chandra Hamzah menempati Komisaris Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok juga dipercaya menempati kursi Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).

Baca juga  Takut Kecolongan Di Kongres, Ibas Gerilya Aklamasi Pastikan AHY Ketum Demokrat

Ketiga, bersih-bersih anak-cucu perusahaan BUMN. Erick berjanji dalam waktu dekat akan menerbitkan aturan pembentukan anak hingga cucu-cicit usaha perusahaan pelat merah. Aturan ini sangat penting guna menghindari adanya pembentukan perusahaan dengan tujuan yang tidak jelas. Keempat, mengajak sosok yang dianggap paling tepat mengisi jabatan teras di lingkungan Kementerian. Mereka adalah Susyanto sebagai Sekretaris Kementerian BUMN, Inspektur Jenderal Carlo Brix Tewu sebagai Deputi Bidang Hukum dan Perundang-undangan, Nawal Nely sebagai Deputi Keuangan dan Manajemen Risiko, serta Loto Srinaita Ginting sebagai Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM

(Visited 8 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.