Mon. Sep 28th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Usai Ular & Kelelawar, Kini Trenggiling Dituduh Sebagai Penyebar Virus Corona

1 min read
Usai Ular & Kelelawar, Kini Trenggiling Dituduh Sebagai Penyebar Virus Corona
Sharing is Caring

Hewan-hewan yang dituduh sebagai penyebab penyebaran virus corona terus berkembang.

Sebelumnya ular dan kelelawar dituding sebagai penyebar virus berbahaya tersebut, utamanya melalui konsumsi langsung pada hewan-hewan tersebut.

Nah kini ada terduga baru sebagai hewan yang ikut andil dalam penyebaran virus corona, trenggiling!

Melalui investigasi lebih lanjut, peneliti dari China mengatakan bahwa ada kemungkinan trenggiling juga merupakan penyebar virus berbahaya ini.

Dugaan ini berawal karena merupakan salah satu hewan paling laris dalam pasar penjualan hewan liar secara ilegal di Asia. Terlebih lagi di China.

Daging trenggiling dikatakan memiliki rasa cukup gurih dan seperti daging ayam. Bahkan di Zimbabwe daging trenggiling juga cukup populer di konsumsi.

Baca juga  Inilah 4 Bangunan Di Indonesia Yang Mangkrak Di Tengah Jalan! Negara Rugi Rp 1 Triliun

Sementara konsumsi daging trenggiling di China dan Vietnam disebut didasar oleh motivasi, persepsi, dan kepercayaan akan sisiknya yang dapat menyembuhkan penyakit meningkatkan kebugaran.

Selain itu disebutkan bahwa mengonsumsi daging trenggiling juga menunjukkan adanya peningkatan status sosial seseorang, dan memakan dagingnya dianggap dapat memvalidasi status mereka.

Harga daging trenggiling juga memang nggak main-main lho. Kabarnya di Vietnam sat trenggiling dihargai 450 dolar AS, atau setara lebih dari enam juta rupiah.

(Visited 31 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.