Fri. Sep 25th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Rugi Rp 116,2 Triliun, CEO Uber Sebut Era Bakar Duit Sudah Berakhir

2 min read
Rugi Rp 116,2 Triliun, CEO Uber Sebut Era Bakar Duit Sudah Berakhir
Sharing is Caring


Perusahaan penyedia aplikasi transportasi online Uber melaporkan kerugian mencapai 8,5 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 116,2 triliun (kurs Rp 13.673 per dollar AS) sepanjang tahun 2019 lalu. Adapun untuk kuartal IV 2019 saja, Uber menderita kerugian mencapai 1,1 miliar dollar AS. sebelumnya Uber menciptakan ‘tren’ mengumpulkan dana miliaran dollar AS dari investor dan ‘membakarnya’ guna mengejar pertumbuhan yang pesat di seluruh dunia. Tetapi, kini Uber tampaknya sudah menyadari bahwa era bakar duit sudah berakhir dan pendekatan bisnis harus diubah.

“Kami menyadari bahwa era pertumbuhan dengan segala upaya sudah berakhir. Di dunia di mana investor semakin menuntut tidak hanya pertumbuhan, namun juga pertumbuhan beserta laba, kami dalam posisi yang baik untuk menang dengan inovasi yang berkelanjutan, eksekusi yang baik, dan skala platform global yang tak tertandingi,” kata CEO Uber, Dara Khosrowshahi.

Baca juga  Koalisi Masyarakat Sipil: Publik Menuntut Transparansi Pemerintah Soal Corona

Dalam konferensi video dengan para analis, para petinggi Uber mengemukakakan ekspektasi dalam mencapai laba pada akhir 2020. Sebelumnya mereka menyebut Uber akan mencapai laba pada tahun 2021. Sejak melantai di bursa pada Mei 2019 lalu, Uber menderita kerugian 1 miliar dollar AS atau lebih dalam setiap kuartal. Ini termasuk kerugian terbesar, yakni 5,2 miliar dollar AS pada kuartal II 2019. Baca juga: Izin Operasi Uber di London Dicabut Dari angka kerugian tersebut, sebesar 3,9 miliar dollar AS terkait dengan beban penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO). Adapun kerugian Uber pada kuartal IV 2019 merepresentasikan kenaikan 24 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Namun demikian, Uber membukukan pendapatan 4 miliar dollar AS pada kuartal IV 2019, melonjak 34 persen dibandingkan kuartal IV 2018.

Baca juga  Dubes RI Di Arab Saudi: Rizieq Bacakan Doa Dengan Suara Keras, Ini Tak Etis
(Visited 3 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.