Mon. Oct 26th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Fakta Penting Virus Corona, Gejala dan Tindakan Pencegahannya

3 min read
Sharing is Caring

Virus Corona saat ini menjadi trending pembicaraan di seluruh dunia. Diawal tahun 2020 ini, dunia digemparkan dengan menyebarnya virus baru yaitu coronavirus atau virus corona yang mematikan. Diketahui, asal mula virus ini berasal dari Wuhan, Cina. Ditemukan pada akhir Desember tahun 2019.

Kondisi terkini, wirus yang memiliki nama resmi Novel 201 Coronavirus (2019-nCoV) ini dilaporkan telah menjangkit lebih dari 5.974 orang dan telah menewaskan lebih dari 132 orang (data kompas per 29 Januari 2020).

Sampai saat ini sudah dipastikan terdapat 16 negara yang telah terjangkit virus mematikan satu ini. Selain Cina, 15 negara lainnya yang sudah dikonfirmasi terjangkit virus corona yaitu Kanada, Australia, Perancis, Jepang, Thailand, Malaysia, Nepal, Singapura, Korea Selatan, Taiwan, Vietnam, Jerman, Kamboja, Sri Lanka dan Amerika Serikat (data dari People’s Daily, China per 29 Januari 2020)

Faktor penyebaran Virus Corona diyakini kuat terjadi karena adanya kontak secara langsung dengan orang yang baru saja berkunjung di Wuhan atau Cina. Hingga saat ini, berita seputar virus Corona masih menjadi perhatian utama semua negara untuk waspada dan tetap siaga menghadapi virus corona yang belum ditemukan vaksinnya.

Baca juga  Inilah Dampak Matahari Diatas Ka’bah bagi Kehidupan

Nah, biar Anda dan keluarga lebih waspada, sebaiknya ketahui 7 fakta penting virus corona berikut ini.

1. Virus Corona Memiliki Kesamaan dengan SARS dan MERS

Virus corona dikatakan masih satu keluarga dengan SARS dan MERS yang juga merupakan virus mematikan dan pernah menggegerkan dunia pada tahun 2002 dan 2012. Sama seperti corona, SARS juga pertama kali ditemukan di Cina, tepatnya di Guangdong. Sedangkan viurs MERS pertama kali diindentifikasi di Jeddah, Arab Saudi.

SARS dan MERS sama-sama telah menyebar ke puluhan negara, menjangkit ribuan orang dan menewaskan ratusan orang. Kesamaan dari ketiga virus ini sama-sama berhasil menyebar melalui hewan. Untuk kasus SARS dan corona, keduanya berasal dari kelelawar sedangkan MERS melalui daging unta dan susunya. Tidak hanya itu, ketiganya juga sama-sama memiliki gejala yang hampir sama yaitu gangguan pernapasan seperti batuk dan sesak napas.

2. Virus Corona Telah Berevolusi

Sejak pertama kali diidentifikasi pada bulan Desember 2019, Menteri Komisi Kesehatan Nasional China, Max Xiaowei mengatakan virus corona telah berevolusi sehingga penyebarannya menjadi lebih cepat. Bisa berkembang hingga berevolusi dengan cepat, ditakutnya kasus terjangkit virus ini akan semakin cepat dan semakin luas.

Baca juga  Usia Mengejutkan Gurun Sahara Terkuak, Setua Ini?

3. Belum Ada Vaksin yang Bisa Menjinakkan Virus Corona

Dilansir dari WHO (World Health Organization), sampai sekarang baik pihak Cina atau negara-negara lain yang sudah dikonfirmasi terjangkit virus ini belum menemukan vaksin untun menyembuhkan atau memusnahkan virus mematikan corona.

Untuk saat ini, penanganan yang bisa diberikan oleh pihak medis terhadap korban-korban yang terjangkit penyakit ini adalah penanganan medis penerapan sistem isolasi terhadap kepada korban yang terjangkit.

4. Virus Corona Pertama Kali Ditularkan dari Hewan Liar

Virus corona dipercaya pertama kali muncul di akhir tahun lalu di sebuah pasar makanan di Wuhay yang ditelah dikatakan secara ilegal menjual satwa liar. Diduga virus ini bisa menular ke manusia berasal dari ular dan kelelawar. Kedua jenis binatang ini biasa dijual di Pasar Makanan Laut Huanan untuk dikonsumsi.

5. Cina Mengeluarkan Uang Hingga Rp199 Triliun karena Coronavirus

Pemerintah Cina mengatakan telah melakukan alokasi dana sebesar US$8,74 miliar atau sekitar Rp199 triliun untuk memerangi penyebaran virus corona. Komisi Reformasi dan Pembangungan Nasional Cina mengatakan telah menggelotorkan dana hingga mencapai 300 juta yuan atau sekitar Rp589 miliar untuk pembangunan rumah sakit dadakan untuk merawat korban terjangkit virus ini.

Baca juga  Kominfo: Stop Sebar Identitas Pasien Corona di Media Sosial!

6. Perusahaan Smartphone Asal Cina Ciptakan Aplikasi Pendeteksi Coronavirus

Perusahaan smartphone asal Cina, Xiaomi menciptakan aplikasi pendekteksi virus corona, bernama Xiaomi xiaoAi Shorcut dengan nama fitur ‘Real-Time Pneumonia Epidemic’. Fitur ini memungkinkan pengguna melihat informasi terbaru mengenai informasi epidemi corona virus.

Jika Anda salah satu pengguna produk smartphone Xiaomi bisa mencoba mendownload dan menggunakan fitur ini untuk melindungi diri. Terutama ketika Anda sedang berpergian keluar negeri dan ke lokasi wisata yang banyak dikunjungi wisatawan internasional.

7. Pasien Virus Corona di China Sembuh Tanpa Vaksin

Kabar baik, pasien pertama yang sembuh dari virus corona adalah pria berusia 23 tahun yang merupakan seorang pekerja di stasiun kereta Hankou tapi menetap di Wuhan. Selain itu ada juga wanita lansia usia 87 juga dinyatakan telah sembuh dari virus corona. Sampai saat ini telah dikonfirmasikan sudah ada 51 pasien yang dinyatakan sembuh dari virus corona (kompas, 29 Januari 2020)

(Visited 8 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.