Sat. Sep 19th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Bukan Corona, Ini 6 Kasus Wabah Antraks yang Mematikan di Indonesia, Kini Kembali Merebak!

2 min read
Bukan Corona, Ini 6 Kasus Wabah Antraks yang Mematikan di Indonesia, Kini Kembali Merebak!
Sharing is Caring

Merebaknya virus corona tengah menjadi perhatian warga dunia. CNN Indonesia melaporkan, setidaknya 80 orang tewas akibat virus yang mematikan tersebut. Korban jiwa terbaru juga dilaporkan berada di Provinsi Hubei dengan 24 orang terkonfirmasi tewas akibat virus ganas tersebut.

Secara nasional, total kasus korban virus corona sudah mencapai angka 2.744 kasus. Di tengah kewaspadaan dunia terhadap corona, di Indonesia dilaporkan virus antraks kembali merebak. Penyakit yang tak kalah mematikan ini mulai merebak di sejumlah daerah seperti Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Sebagaimana diwartakan Pikiran Rakyat, sejumlah hewan ternak tiba-tiba mati mendadak di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Mirisnya lagi, 27 warga dinyatakan positif terjangkit antraks. Kementerian Kesehatan lantas merespon temuan tersebut dengan menetapkannya sebagai kejadian luar biasa (KLB).

Baca juga  Pantesan Bukan Empat Mata Tukul Arwana Dibubarkan, Ternyata ini Penyebabnya

Antraks merupakan penyakit hewan menular strategis yang disebabkan kuman Bacillus Anthracis. Seperti corona, antraks juga bersifat zoonosis atau dapat ditularkan dari hewan ke manusia maupun sebaliknya. Jika tak ditangani secara cepat dan serius, virus ini juga berpotensi besar mengakibatkan kematian.

Disarikan dari sumber yang sama, berikut 6 kasus virus antraks yang mematikan yang pernah dan sedang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia;

1. Nusa Tenggara Timur. Kasus antraks di NTT dilaporkan sudah terjadi sejak tahun 1953, 1957, 1980, dan 1984. Pada tahun 2007, 5 orang dilaporkan meninggal dunia karena antraks di Kabupaten Sumba. Sementara di Flores, 300 orang terpaksa dirawat setelah mengonsumsi daging yang terjangkit antraks.

Baca juga  Cara ini Dijamin Ampuh Menambah Kecepatan Internet 4G!

2. Jawa Tengah. Pada era 90-an wabah antraks merebak di Semarang, Demak, Boyolali, dan Salatiga. Pada 1992, 18 orang warga Boyolali dilaporkan meninggal dunia. Sementara pada 2011, kasus antraks kembali terjadi di Boyolali dan ditetapkan sebagai KLB.

3. Jawa Timur. Pada 2014, sebanyak 14 ekor sapi di Kabupaten Blitar tiba-tiba mati mendadak. Belasan sapi di Kecamatan Srengat tersebut mati setelah terjangkit antraks.

4. Sulawesi Selatan. Pada 2017, 6 ekor sapi di Dusun Moncongjai, Desa Rompegading, Cenrana, Maros tiba-tiba mati mendadak. 3 sapi di antaranya dinyatakan positif terkena antraks.

5. Gorontalo. Pada 2017, 25 ekor sapi mati mendadak akibat antraks di Dusun Tumbuo, Tenilo, Limboto, Kabupaten Gorontalo. Sementara pada Januari 2019 ini, 2 warga Kecamatan Pulubala dilaporkan terkena antraks setelah mengonsumsi daging kambing yang mereka potong sendiri.

Baca juga  #IndonesiaDaruratAsap,Sejarah Riau Sebelum Menjadi Kota Asap Yang Paling Berbahaya Di Dunia

6. DI Yogyakarta. Wabah antraks dilaporkan menyerang Kulon Progo sejak November 2016-Januari 2017. Seekor sapi dan 13 kambing di Desa Purwosari dilaporkan mati mendadak. Selain itu sebanyak 96 warga Gunungkidul diduga tertular antraks sejak Desember tahun lalu. Dari jumlah tersebut 27 orang di antaranya dinyatakan positif antraks.

(Visited 10 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.