Sat. Sep 26th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

7 Kekalahan Paling Memalukan Di Liga Indonesia, Nomor 6 Paling Parah

3 min read
7 Kekalahan Paling Memalukan Di Liga Indonesia, Nomor 6 Paling Parah
Sharing is Caring

Dalam setiap pertandingan di Liga Indonesia memang kerap terjadi kejutan. Seperti klub besar yang tiba-tiba kalah oleh klub kecil ataupun kejutan yang lainnya seperti skor yang besar dan tak biasa. Ya, dalam sejarah Ligina terdapat kekalahan terbesar yang pernah dirasakan oleh sebuah klub dengan kebobolan lima gol atau lebih. Berikut ini adalah ulasan singkat deretan klub yang merasakan kekalahan terbesar di Liga Indonesia.

1. Bontang FC Digebuk Arema 7-0

Bontang FC melakukan lawatan ke Stadion Gajayana pada Indonesia Premier League 2011/12. Saat itu Arema mencukur Bontang FC tujuh gol tanpa balas. Permainan Bontang FC menjadi tidak karuan setelah kiper Firman Nurdin melakukan pelanggaran keras di kotak penalti yang harus menerima kartu merah. Gawang Bontang FC. Itu adalah salah satu kemenangan terbesar Arema Indonesia di kompetisi resmi yang digelar PSSI saat itu.

Baca juga  Inilah Tiga Pesepak Bola Indonesia yang Meninggal di Lapangan, Tragis!

2. PSPS Digasak Persela 9-1

PSPS harus menelan kekalahan yang besar dan telak saat berkunjung ke Stadion Surajaya Lamongan pada ISL 2013. Perjalanan PSPS musim tersebut memang tidak mulus namun saat dihantam oleh Persela merupakan pencapaian yang terburuk. Baru delapan menit berjalan, Persela sudah unggul dua gol lewat Taufik Kasrun dan Gustavo Lopez yang mengawali pesta Laskar Joko Tingkir.

3. PSPS Digunduli Lagi, Kali Ini Oleh Mitra Kukar 8-2

Masih di musim 2013, PSPS lagi-lagi harus menelan kekalahan dengan skor yang benar-benar telak kala digunduli di markas Mitra Kukar. Tak tanggung-tanggung, PSPS dibobol sebanyak delapan gol lewat gol yang dicetak oleh Ilija Spasojevic, pada menit 26, 38, 49, 69 dan 79. Sedangkan 3 gol lainnya masing-masing disumbangkan Esteban Herrera 43, Raphael Maitimo 58 (penalti), dan Zulham Zamrun 66. PSPS hanya mampu mencetak dua gol hiburan.

Baca juga  Sini Tengok Kekayaan Para Owner Klub Liga Inggris, Luar Biasa!

4. Persidafon Dilumat Persipura 8-1

Pada ISL 2013 Persipura menjadi juara lewat permainan yang luar biasa. Salah satu korbannya yang dipermalukan adalah sesama tim asal Papua, Persidafon yang dilumat di Stadion Mandala Jayapura. Tim yang saat itu dilatih oleh Jacksen Tiago itu melumat Persidafon 8-1. Ketimpangan materi pemain menjadi salah satu penyebab kenapa laga tersebut menjadi tidak berimbang.

5. Persiwa Dihancurkan Persela 7-2

Saat Persela menjamu tamunya pada ISL 2009/10, Persiwa. Tim asal Papua itu merasakan kekalahan besar tujuh gol dan hanya mampu membalas dua gol. Gol Persela saat itu dicetak oleh Samsul Arif pada menit ke-3, 24 dan 33. Empat gol lainnya masing-masing dicetak Martins Zada menit ke-45, Kurniawan Dwi Julianto menit ke-62, Ham Hyeong Kyu menit ke-78, dan Amsyar Reza menit ke-87.

6. Gresik United Babak Belur Dihajar 10-2 Oleh Sriwijaya FC

Baca juga  Buat Masalah dengan Klub, Courtois Anggap Kelakuan Bale Masih dalam Batas Wajar

Musim Liga 1 2017 menjadi pil pahit bagi Gresik United karena sering kalah. Namun yang terbesar adalah kala mereka dipermalukan Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya. Bahkan di babak pertama SFC sudah melesakan enam gol leat dua gol dari Beto Goncalves dan Tijani Belaid plus satu gol dari Slamet Budiyono serta Hilton Moreira hanya mampu dibalas oleh Gufroni Al Maruf. Kemenangan hingga dua digit ini merupakan rekor tertinggi dalam sebuah pertandingan dalam sejarah Liga 1.

7. Madura United Dihajar 6-0 Oleh Persipura

Pada awal musim Liga 1 2018 Madura United harus mengakui kekalahan Persipura saat mereka menjadi tim tamu. Kekalahan enam gol tanpa balas yang diterima Madura United cukup mengejutkan karena Laskar Sapi Kerap termasuk tim dengan skuat yang mumpuni.

(Visited 15 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.