Tue. Feb 18th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Gara-gara Disebut Badut, Donald Trump Marah Besar dan Ancam Iran

1 min read
Gara-gara Disebut Badut, Donald Trump Marah Besar dan Ancam Iran
Sharing is Caring

Konflik Amerika Serikat (AS) dengan Iran tampaknya semakin meruncing. Kematian Jenderal Qasem Soleimani membuat Iran benar-benar marah dan berjanji akan membalas Amerika Serikat.

Balasan Iran tidak hanya sekedar dilakukan dengan menyerang pangkalan-pangkalan militer AS sehingga mereka harus mengungsi dari markas-markas militer. Tak hanya sekedar serangan fisik, psywar terus dilayangkan Iran.

Saat memberikan khotbah shalat Jumat, Ayatullah Khomeini menyebut presiden AS saat ini, Donald Trump sebagai badut dan pengecut dengan tindakannya yang membunuh Jenderal Qasem tanpa perang.

“Pemerintah AS yang jahat berulangkali mengatakan bahwa mereka mendukung rakyat Iran. Mereka bohong. Jika Anda berdiri dengan orang-orang Iran, itu hanya untuk menusuk hati mereka dengan belati beracunnya,” ujar Khomeini.

Baca juga  Fakta Penting Virus Corona, Gejala dan Tindakan Pencegahannya

Atas cuitan ini, Donald Trump marah dan memperingatkan Iran untuk berhati-hati.

“Yang disebut ‘Pemimpin Tertinggi’ Iran, yang belum begitu Agung belakangan ini, memiliki beberapa hal buruk untuk dikatakan tentang Amerika Serikat dan Eropa. Ekonomi mereka hancur, dan rakyat mereka menderita. Dia harus sangat berhati-hati dengan kata-katanya!,” tulis Trump.

(Visited 4 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.