Fri. Sep 25th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Gaet Turis Asing, Menkes Terawan Luncurkan Wisata Pijat

2 min read
Wisata Pijat

Wisata Pijat

Sharing is Caring

Baru-baru ini ramai wacana wisata kebugaran yang digagas Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Terawan menggulirkan konsep pengembangan jamu dan pijat untuk menggaet turis asing.

Dilansir laman CNN Indonesia, Menteri Terawan baru saja meluncurkan wisata kebugaran dan jamu, yang merupakan satu dari empat wisata kesehatan yang jadi prioritas. Menurut dia, wisata kebugaran dan jamu diluncurkan pertama kali karena dinilai memiliki prospek kesehatan, budaya, dan ekonomi tinggi.

“Penetapan Wisata Kebugaran dan Jamu menjadi prioritas ini merupakan keputusan yang tepat, selain mempunyai nilai jual yang tinggi, Indonesia menawarkan tindakan promotif dan preventif,” katanya seperti dikutip CNN Indonesia (22/11/2019).

Lebih lanjut Terawan menjelaskan proyek percontohan untuk wisata pijat dan jamu ini dikembangkan di wilayah Yogyakarta, Solo, Semarang, Bali dan Jakarta. Diharapkan program tersebut dapat menarik kunjungan wisatawan asing ke tanah air.

Baca juga  Pilpres Kelar, GNPF-Ulama Nekad Bakal Gelar Ijtimak? Emang Masih Ngaruh?

Selain itu Terawan mengungkapkan wisata kebugaran adalah wisata yang bisa menikmati suasana nyaman dan bugar seperti pijat, spa, wellness center, dan termasuk Jamu yang dapat meningkatkan kesehatan.

Wisata kesehatan dianggap memiliki prospek yang cemerlang. Dari sumber yang sama, Survei Global Buyers Survey pada 2017 menunjukkan terdapat sekitar 11 juta wisatawan atau sekitar empat persen dari total penduduk dunia melakukan perjalanan wisata dengan tujuan wisata medis.

Untuk menyukseskan program tersebut, Kemenkes sudah membentuk Tim Gugus Tugas Pelaksanaan Pengembangan Wisata Kesehatan yang bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Tim itu terdiri dari lintas kementerian atau lembaga, pelaku bisnis, akademisi, pelayanan kesehatan swasta, produsen jamu, dan pengobatan tradisional.

Baca juga  Enak Sekali, RUU Pemasyarakatan Bolehkan Napi Cuti dan Keluar Penjara
(Visited 16 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.