Thu. Jul 9th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Wabah Kuno Black Death yang Pernah Memakan 200 Juta Korban Jiwa Kini Bangkit Kembali

1 min read
Wabah Black Death

Wabah Black Death

Sharing is Caring

Munculnya kembali wabah pes di China telah membuat banyak orang terkejut.

Salah satu pandemi paling mematikan dalam sejarah; Black Death mengakibatkan kematian hingga 200 juta orang di Eropa pada puncaknya di abad ke-14, angka yang setara dengan 60% dari populasi.

Hari ini kebanyakan orang berpikir Wabah Hitam adalah penyakit di masa sejarah di mana hal itu tidak mungkin terjadi lagi, tetapi pada hari Sabtu yang lalu, seorang pemburu di Cina didiagnosis dengan penyakit pes setelah menangkap dan memakan kelinci liar yang terinfeksi. Sebanyak 28 orang yang melakukan kontak dengannya telah dikarantina. Selain itu, dua kasus lain juga telah dilaporkan di Beijing.

Baca juga  5 Fakta Tersembunyi Lautan yang Tak Banyak Diketahui

“Tidak seperti pada abad ke-14, kita sekarang memiliki pemahaman tentang bagaimana penyakit ini ditularkan,” kata Dr. Shanthi Kappagoda dari Stanford Health Care. “Kami tahu bagaimana mencegahnya, hindari hewan yang sakit atau mati di daerah yang ada penularannya.”

“Kami juga dapat mengobati pasien yang terinfeksi dengan antibiotik yang efektif, dan dapat memberikan antibiotik kepada orang-orang yang mungkin telah terpapar bakteri dan mencegah mereka dari jatuh sakit.”

Selain itu, hari ini Kematian Hitam sangat langka. Biasanya hanya ada beberapa ribu kasus setiap tahun dan sebagian besar terjadi di Afrika, India, dan Peru.

Di Amerika Serikat, biasanya ada kurang dari tujuh kasus setiap tahun.

Baca juga  Misteri dan Legenda Klabautermann, Roh Kapal dalam Mitologi Jerman.
(Visited 35 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.