Fri. Oct 30th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

10 Fakta Janggal Dibalik Film Alien yang Melegenda

5 min read
Fakta Film Alien

Fakta Film Alien

Sharing is Caring

Di akhir dekade 70an, ketika Ridley Scott muda masih memiliki beberapa film dalam portofolionya, 20th Century Fox berani memutuskan menyewa jasa Scott untuk menjadi sutradara film Alien. Pada saat itu, bisa saja Scott membuat film Alien menjadi kelas B dengan berbagai trik umum dan ketegangan yang biasa saja. Tapi, pada kenyataannya justru sebaliknya.

Alien menjadi salah satu film fiksi ilmiah dan horror terpopuler, bahkan sampai saat ini. Beberapa tahun kemudian, James Cameron kemudian melakukan yang sama dengan sekuelnya. Kemudian, setelah itu beberapa tahun kemudian film sekuel lainnya muncul. Berikut ini adalah beberapa fakta dibalik layar dari franchise Alien :

10. James Cameron Sempat Menangani Film Pertama Alien

Ketika James Cameron sedang mempersiapkan berbagai macam hal tentang film pertama Terminator, dia kemudian menemukan casting yang sesuai untuk pemeran robot Terminator T-800 yaitu Arnold Schwarzenegger. Namun, pada saat itu Arnold juga sedang memiliki rencana lain sehingga Cameron harus menunggu jadwal Arnold kosong terlebih dahulu.

Sambil menunggu jadwal Arnold, Cameron kemudian menggarap pekerjaan lain. Diantaranya adalah menulis naskah untuk film Rambo: First Blood dan naskah sekuel untuk film Alien. Namun, pada akhirnya Cameron bukan hanya menulis naskahnya tapi juga ditunjuk untuk menyutradarai filmnya. Sayangnya, kru filmnya membuat Cameron sedikit tidak nyaman karena mereka semua sebelumnya bekerja untuk Ridley Scott.

9. David Fincher Membenci Alien 3

David Fincher banyak disebut-sebut merupakan sosok yang tepat untuk film Alien, karena dia memang terbiasa untuk menggarap berbagai film dengan berbagai hal-hal menyeramkan dan gelap. Mungkin jika David Fincher banyak diberikan kendali lebih untuk sisi kreatif, bukan tidak mungkin dia membuat film yang sangat spektakuler.

Tapi, kenyataannya tidak seperti itu. Ketika Fincher ditunjuk untuk menggarap film Alien 3 yang hanya dilakukan oleh Fincher adalah mengeksekusi semua visi dan kreatif yang sudah disiapkan oleh pihak Fox. Hal inilah yang membuat banyak terjadi perubahan ketika proses produksi berlangsung. Sejak saat itulah David Fincher kemudian menyebutkan bahwa tidak ada orang yang lebih membenci Alien 3 selain dirinya.

Baca juga  Konser Musikalnya Bombastis, Momen Duet Ivan Gunawan dan Ayu Ting Ting Bikin Baper

8. Cahaya Biru Dari Ruang Telur Berasal Dari Band The Who

Ketika pada kru Nostromo tiba di sebuah ruangan yang penuh dengan telur-telur Xenomorph atau alien dalam film pertama Alien, ada sebuah cahaya biru yang cukup menarik perhatian di set tersebut. Ternyata cahaya biru itu berasal dari cahaya laser berwarna biru yang dipinjam dari band legendaris, The Who.

Pada saat itu, band legendaris tersebut sedang melakukan tes untuk berbagai efek cahaya untuk tur mereka yang akan datang. Tempat tes tersebut ternyata bersebelahan dengan lokasi pengambilan gambar film Alien. Kru film pun kemudian pergi menemui kru The Who dan mereka pun bertanya apakah mereka boleh meminjam lampunya. Setelah disetujui, ruangan telur tersebut kini memiliki cahaya yang ikonik.

7. Dialog Improvisasi Bill Paxton

Bill Paxton mengakui jika dirinya melakukan improvisasi dalam dialognya di film Alien, termasuk dalam sebuah dialog yang populer “Game Over, Man! Game Over!”.

Sebelum Paxton meninggal dunia pada 2017 silam, dia merupakan bintang yang sering bekerja sama dengan James Cameron di berbagai film. Contohnya adalah Titanic, The Terminator, dan tentu saja Aliens. Perannya di film Aliens mungkin menjadi peran yang paling diingat oleh banyak orang, berkat dialog tersebut.

6. Musik Promotheus Diputar Terbalik

Marc Streitenfeld melakukan sesuatu yang berbeda dengan scoring musik yang dia cuotakan untuk Promotheus, film prekuel yang diciptakan untuk film Alien. Dia menulis semua trek lagunya, dan kemudian dia memainkan berbagai lagunya dengan bantuan dari orkestra. Yang unik adalah para orkestra tersebut diminta untuk memainkannya secara terbalik alias dari akhir menuju awal.

Baca juga  Meski Seorang Artis, Mereka Tak Malu Menikah Dengan Mahar Murah!

Setelah selesai proses rekaman, musik-musik tersebut kemudian kembali diputar ulang agar sesuai dengan apa yang dia tulis. Hasilnya adalah sebuah musik yang memunculkan suasana mencekam, yang sesuai dengan keinginan dari Streitenfeld. Dari segi cerita, mungkin Promotheus banyak mengecewakan para fans film Alien, tapi untuk masalah musik rasanya semuanya sempurna.

5. German Shepred Digunakan Untuk Membuat Jones Mendesis

Dalamfilm Alien, ketika Xenomorph mengincar Jones si kucing, Jones mundur dan mendesis kepada Xenomorph. Sayangnya, orang yang menangani Jones ternyata tidak mampu untuk membuatnya berdesis. Untuk itulah kru filmnya mendatangkan seekor anjing jenis German Sheperd agar Jones bisa mengeluarkan desis yang diinginkan oleh Scott.

Anjing German Sheperdnya sendiri ditutupi oleh sesuatu yang gelap, sehingga kedua binatang tersebut tidak bisa saling lihat. Ketika kamera mengarah kepada Jones, yang seolah-olah sedang diperhatikan oleh Xenomorph, sebenarnya adalah German Sheperd yang penutup kainnya dilepas. Ketika Jones dan German Shepard tersebut saling melihat, Jones pun mulai berdesis.

4. Rambut Daniel Terinspirasi Dari Karakter Credence Barebone

Pada saat proses audisi untuk peran Daniel di film Alien: Covenant, Katherine Waterston membuat sebuah video audisi yang diambil di set lokasi shooting film Fantastic Beasts and Where to Find Them. Rekannya di film tersebut, Ezra Miller, bahkan membantu Katherine dengan meminjamkan wig yang biasa dia gunakan untuk berperan sebagai Credence.

Ridley Scott benar-benar terkesan dengan performa Waterston di video tersebut, dan akhirnya peran tersebut diberikan kepada Katherine. Selain perannya,rambut yang dia gunakan di video audisinya ternyata menjadi gaya rambut yang juga dimunculkan di filmnya.

3. Boneka Ratu Alien Terlalu Besar Untuk Masuk Ke Dalam Lift

Dalam adegan puncak di film Aliens, ratu Xenomorph kemudian masuk ke dalam lift dan pergi ke atap bangunan untuk mengejar Ripely dan Newt. Ada kejadian menarik saat proses pengambilan gambarnya, dimana ternyata boneka yang seukuran aslinya dari ratu Xenomorph tersebut tidak muat di dalam lift tersebut.

Baca juga  Ilmuwan Ini Klaim Lihat Serangga di Mars, Begini Tanggapan NASA!

Ketika ada adegan yang menampilkan sosoknya muncul dari dalam lift, sebenarnya ada beberapa perubahan yang dilakukan. Contohnya adalah ekornya yang sudah dilepas dan juga ukuran lift yang dibongkar dan disesuaikan dengan ukurannya. Untuk menutupi “kekurangan” tersebut, para kru menutupinya dengan asap, cahaya gelap, dan juga kain hitam.

2. Newt Awalnya Adalah Bintang Utama

Terlepas dari hasil buruk yang didapatkan film Alien: Resurrection, dari segi penulisan cerita film ini mendapatkan tanggapan yang positif. Joss Whedon ada dibalik penulisan naskah filmnya. Hal tersebut dikarenakan pengalamannya dalam menulis berbagai film yang penuh dengan aksi. Dalam draft awalnya, News merupakan karakter yang dikloning, dan kloningnya sendiri akan memiliki kemampuan bertarung yang hebat.

Namun, pihak studio kemudian was-was bila para fans tidak mau menonton film ini tanpa adanya kehadira Ripley. Sehingga akhirnya pihak studio memutuskan untuk merubah cerita, dengan memperlihatkan kloning dari Ripley. Tentunya akan menarik jika mereka berani untuk mengeksekusi cerita awal tentang kloning Newt.

1. Diambil Dalam Satu Kali Take

Ketika bayi Xenomorph keluar dari dalam dada John Hurt, adegan tersebut dianggap sebagai adegan yang paling penting dan paling menyita perhatian dalam film Alien. Fakta menariknya adalah adegan tersebut hanya diambil dalam satu kali take, dengan empat buah kamera yang disimpan di sekitar John Hurt. Para kru Nostromo tersebut dihancurkan satu persatu sampai akhirnya Ripley, satu-satunya yang selamat, berhasil menghancurkan mereka.

(Visited 45 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.