Sun. Dec 8th, 2019

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Mengerikan! Seekor Harimau Teror Warga 2 Hari Berturut, 1 Orang Tewas Diserang

2 min read
Harimau Teror Warga

Harimau Teror Warga

Sharing is Caring

Seekor harimau meneror warga di Desa Pulau Panas, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, Kabupaten Lahat Sumatera Selatan. Harimau itu terus berkeliaran di area perkebunan warga dan melakukan serangan selama dua hari berturut-turut.

Dilansir laman CNN Indonesia, serangan harimau itu terjadi di wilayah hutan lindung Gunung Dempo, Kota Pagar Alam. Seorang pendaki bernama Irfan (18 tahun), warga Kabupaten Musi Banyuasin terluka parah hingga dilarikan ke rumah sakit. Beruntung nyawanya dapat diselamatkan.

Namun demikian seorang warga bernama Kuswanto (58 tahun) tak berhasil selamat dari serangan hewan buas tersebut. Warga Desa Pulau Panas, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi Lahat tersebut tewas setelah diamuk harimau. Kuswanto tewas diserang harimau saat sedang menebang pohon di kebun kopi garapannya pada Minggu (17/11/2019).

Baca juga  Kisah Layangan Putus, Pelakor Semakin Di Depan

Selain itu harimau tersebut juga memangsa ternak warga. Seekor kambing tewas dalam serangan ketiga yang terjadi di desa dan pada hari yang sama dengan kematian Kuswanto.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan, Genman Suhefti Hasibuan menuturkan penyerangan diduga dilakukan oleh Harimau Sumatera. Hal itu didasarkan dari keterangan warga yang melihat hewan yang menyerang berwarna putih dan bercorak kuning hitam pada sebagian bahunya.

Lebih lanjut Suhefti menuturkan bahwa harimau tersebut menyerang manusia karena merasa habitatnya terganggu. Ia mencontohkan serangan harimau yang terjadi di Gunung Dempo diduga akibat semakin banyaknya kebun sayur yang muncul di kawasan tersebut.

“Perambahan hutan oleh masyarakat pun bisa menyebabkan harimau merasa terganggu habitatnya sehingga keluar jauh. Gangguannya bisa berbagai macam, bisa karena karhutla, illegal logging, perburuan, perambahan, atau membuka lahan baru,” ujarnya seperti dikutip CNN Indonesia (19/11/2019).

Baca juga  Salah Satu Kampus di Makassar Dihebohkan Dengan Temuan Kamera GoPro di Toilet Mahasiswi

Mengantisipasi insiden tersebut BKSDA setempat kini gencar melakukan sosialisasi kepada para warga. Mereka dihimbau untuk mengurangi aktivitas di kebun karena harimau dikhawatirkan masih berkeliaran di kawasan tersebut.

(Visited 9 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.