Sun. Dec 8th, 2019

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Tak Seindah Drama, Ternyata Beginilah Fakta Kelam Kehidupan Korea Selatan

2 min read
Fakta Kehidupan Korea Selatan

Fakta Kehidupan Korea Selatan

Sharing is Caring

Demam budaya Korea memang luar biasa. Gak cuma di Indonesia tapi juga di dunia. Selain Kpop, juga tak kalah populer dengan K-drama. Kalau sudah nonton, wah kudu siapin tisu.

Karena seringnya melihat kehidupan Korea lewat drama, banyak yang bermimpi untuk tinggal disana. Indah banget gitu ya tinggal dengan oppa-oppa ganteng atau nuna-nuna cantik. Tapi sayang, kehidupan nyata tak seindah drama.

Dilansir dari hipwee.com (27/02/17), berikut ini fakta kelam kehidupan di Korea Selatan. Bukan untuk menjelekkan ya, tapi membuka wawasan baru bahwa terkadang apa yang lihat dan pikir berbeda dari kenyataan.

1. Pola pikir sempit

Dibanding Indonesia yang terdiri dari berbagai suku dan bahasa, Korea Selatan termasuk penduduk yang homogen. Inilah yang membuat mereka sulit menerima perbedaan dan banyak yang berpola pikir sempit.

Baca juga  Aneh, Pohon Tumbuh di Atap Gedung Pengadilan

Hal ini yang kemudian memunculkan stereotip terhadap orang ‘luar’ yang tinggal disana. Misalnya wanita-wanita dari Rusia dicap sebagai pelacur, atau orang Nigeria sering dikira kotor karena kulitnya gelap. Bahkan ada yang percaya kalau dengan rajin mandi, kulit orang negro itu bisa jadi putih.

2. Standar kecantikan tinggi

Kita harus bersyukur lho tinggal di Indonesia. Mau hidung pesek, badan pendek, kulit hitam, gak pakai makeup, bisa nyantai.

Di Korea Selatan, penampilan itu semacam kewajiban. Bahkan banyak yang percaya bahwa orang yang cantik atau ganteng itu bakal lebih sukses. Dan nyatanya, tampilan ini sangat berpengaruh besar terhadap peluang diterima kerja.

Karena itu banyak kaum muda disana yang melakukan operasi plastik dan tergila-gila dengan makeup. Standar kecantikan disana sangat tinggi. Kulit putih, muka V-line, badan S-line alias pinggang harus ramping, terus memiliki kelopak mata ganda (double eyelid). Padahal ras mereka kan memang bermata sipit. Ribet kan jadinya.

Baca juga  5 Fakta Tentang Binatang yang Bikin Terkejut

3. Banyak orangtua ditelantarkan

Perubahan ekonomi di Korea Selatan sangat pesat. Dari perang saudara pada tahun 1960-an dan kini Korsel jadi salah satu pilar ekonomi dunia. Tentunya ini juga berdampak pada perubahan tatanan sosial.

Jika dulu keluarga besar tinggal di satu atap, kini banyak anak muda yang lebih memilih tinggal sendiri. Yang sedih, individualisme yang semakin tinggi, biaya hidup semakin meningkat, serta orangtua yang tidak bisa beradaptasi dengan modernitas, banyak dari mereka yang ditelantarkan anak-anaknya. Tidak memiliki rumah maupun pekerjaan.

Nah setelah membaca uraian diatas, masih mau nih tinggal di Korsel?

(Visited 21 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.