Thu. Nov 26th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Ramai Polemik Kartu Prakerja, Sosiolog: Masyarakat Makin Sulit Dapat Kerja

2 min read
Sulit Dapat Kerja

Sulit Dapat Kerja

Sharing is Caring

Sebagaimana ramai dikutip media massa, Presiden Joko Widodo meminta kementerian terkait untuk segera merealisasikan Kartu Prakerja. Kartu tersebut merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas SDM dan mengurangi angka pengangguran.

Namun demikian tak sedikit pihak yang menyangsikan efektivitas program tersebut. Terdapat stigma di masyarakat bahwa Kartu Prakerja hanyalah buang-buang uang untuk menyubsidi para penganggur. Tentu saja hal tersebut keliru pasalnya pemerintah pusat masih merumuskan formula yang tepat agar program tersebut dapat berjalan dengan baik.

Dikutip Pikiran Rakyat, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyambut baik program tersebut. Menurut dia, program tersebut bukanlah bagi-bagi duit untuk kaum penganggur melainkan lebih pada memberikan pelatihan kepada angkatan kerja.

Baca juga  Ngakak! Aksi Mujahid 212 Salah Bawa Spanduk TAP MPR Tapi Minta Jokowi Mundur Menjadi Viral

“Memodali sekolah, training, supaya kerjanya cepat, media jangan melintir akan digaji atau apa, enggak. Itu untuk menyubsidi training para penganggur,” ujarnya di Istana Kepresidenan seperti dikutip Pikiran Rakyat (15/11/2019).

Meski demikian, pemberian Kartu Prakerja dinilai berpotensi menimbulkan masalah baru di tengah masyarakat. Tertutama bagi warga ekonomi menengah ke bawah.

Hal itu diungkapkan oleh Sosiolog dari Universitas Nasional, Dr Sigit Rochadi. Dari sumber yang sama ia mengatakan bahwa Kartu Prakerja tidak menjawab secara riil masalah yang dihadapi dunia industri dan angka pengangguran.

Menurut Sigit hal itu terjadi karena perusahaan akan memasukkan persyaratan baru saat membuka lowongan pekerjaan. Sigit menilai Kartu Prakerja lebih bermuatan politis untuk meredam emosi masyarakat yang makin sulit mencari dan memperoleh pekerjaan.

Baca juga  Saddam Hussein, Mulanya Didukung Lalu Dijatuhkan Amerika Serikat. Ternyata Ini Sebabnya!
(Visited 12 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.