Sat. Dec 5th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Nekat sebar foto potongan tubuh korban ledakan bom di Medan, begini akibatnya

2 min read
foto korban ledakan bom

foto korban ledakan bom

Sharing is Caring

Sempat bikin geger pada Rabu, 13-11-2019 pagi tadi pukul 08:45 WIB. Telah terjadi ledakan bom di Polrestabes Medan yang diduga dilakukan oleh seorang pelaku dengan ciri-ciri mengenakan baju khas Ojek online (Ojol).

Pelaku tersebut masuk lewat pintu depan bersamaan dengan para warga yang hendak mengurus SKCK (Surat keterangan Cacat Kepolisian).

Tak ada kecurigaan yang muncul terhadap pria yang diduga pelaku, mengingat pria tersebut sehari-hari nya berkerja sebagai driver ojek online (Ojol) yang selalu mengantarkan paket sepeti yang biasa pada umumnya.

Dari kejadian tersebut terdapat korban 6 orang terdiri dari 4 petugas kepolisian dan 2 warga sipil.

Dari kejadian tersebut warga dihimbau untuk tidak menyebarkan gambar potongan tubuh korban maupun pelaku.

Baca juga  Umar Kei Dibekuk Saat Pesta Sabu, Fadli Zon Langsung Singgung Nama Jokowi

Lalu apa yang terjadi jika masih saja nekat untuk menyebarkan foto tersebut?

Dikutip dari detik.com, plt kepala Biro Humas Kementerian Kominfo menyampaikan masyarakat jangan menyebabkan foto atau video terkait ledakan bom di Polrestabes Medan.

Bunyi Pasalnya adalah sebagai berikut :

Pasal 29

Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mengirimkan Informasi elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang berisi ancaman kekerasan atau menakut-nakuti yang ditujukan secara pribadi.

Pasal 45B

Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mengirimkan Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang berisi ancaman kekerasan atau menakut-nakuti yang ditujukan secara pribadi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau denda paling banyak Rp750.000.000,00 (tujuh ratus lima puluh juta rupiah).

“Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mengirimkan informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang berisi ancaman kekerasan atau menakut-nakuti yang ditujukan secara pribadi, dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 750.000.000,00 (tujuh ratus lima puluh juta rupiah)”

Baca juga  Website ini Menyediakan Tempat Bersejarah Kelam!
(Visited 95 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.