Fri. Sep 25th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

15 Pelatih Top Berkumpul: Ada yang Tanpa Sadar Mengakui Dibantu VAR!

2 min read

15 Pelatih Top Berkumpul

Sharing is Caring

Pada musim pertamanya di Liga-liga Top Eropa, VAR (Video Assistant Referee) banyak menimbulkan kontroversi dalam beberapa pertandingan. Adanya standar ganda yang sepertinya diterapkan VAR membuat banyak pelatih sangat marah pada keputusan-keputusan yang sangat merugikan timnya.

Keputusan kontroversial VAR yang paling hangat dan paling kontroversial adalah saat laga Super Big Match antara Liverpool kontra Manchester City di pekan ke-12 Liga Primer Inggris. Dua kali bek Liverpool menyentuh bola dengan tangannya di dalam kotak penalti, tetapi tidak ditanggapi oleh wasit dan VAR.

Hanya satu hari setelah keputusan kontroversial VAR di laga Liverpool kontra Manchester City, tidak kurang dari 15 manajer/pelatih Top di Eropa Berkumpul di markas UEFA di Nyon, Swiss. Para manajer Top ini sampai menghabiskan 4 jam untuk mendiskusikan peranan VAR sejauh ini, seperti dilansir thesun.co.uk (12/11/19).

Baca juga  Paqueta Tidak Akan Mampu Membangkitkan Milan

Pernyataan yang paling menarik untuk VAR disampaikan oleh Jurgen Klopp, manajer Liverpool yang baru saja meraih kemenangan pentingnya atas Manchester City berkat bantuan VAR. “Itu tidak akan pernah 100 persen akurat, semua orang tahu itu. Saya setuju ada beberapa hal yang tidak benar. Tetapi VAR bisa ditingkatkan dan perlu adanya perbaikan.” Kata Jurgen Klopp, yang tanpa sadar mengakui kemenangan The Red atas The Citizen kemarin dibantu oleh ketidak keakuratan VAR.

Sementara itu manajer Manchester City, Josep Guardiola, yang baru saja dirugikan keputusan wasit dan VAR akhir pekan kemarin, tidak mau mengeluarkan banyak peryataan. Waktu ditanya apakah sistem VAR masih bisa diperbaiki dan disempurnakan, manajer asal Catalan ini hanya menjawab pendek, “Saya tidak tahu…pertanyaan itu harus diajukan Kepada wasit Mike Riley dan Michael Oliver, karena merekalah pelaku utamanya.” Kata Guardiola, seperti masih sangat terpukul dengan keputusan VAR yang sangat merugikan Manchester City.

Baca juga  Saat Para Pesepakbola Bertukar Selebrasi

Sedangkan manajer Juventus, Maurizio Sarri, dan manajer Napoli, Carlo Ancelotti, hanya tersenyum saja, waktu ditanya pendapatnya mengenai kontroversi VAR.

Sementara itu Wakil sekretaris jenderal UEFA, Giorgio Marchetti, mengakui bahwa interpretasi tentang Handball tetap menjadi masalah terbesar dalam permainan, walaupun VAR sudah diperkenalkan. “Kita harus mengakui bahwa itu tidak mudah untuk diputuskan.” Kata Giorgio Marchetti, mengakui VAR masih ada kelemahannya.

(Visited 48 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.