Fri. Sep 25th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

VAR Baik Hati Untuk Liverpool: Ini Pendapat Para Pakar Sepakbola Inggris!

2 min read

pep guardiola

Sharing is Caring

Pada pekan ke-12 Liga Primer Inggris, tuan rumah Liverpool berhasil mengalahkan tamunya, Manchester City dengan skor 3-1. Tiga gol kemenangan The Red diciptakan Fabinho pada menit ke-6, Mohamed Salah menit 13 dan Sadio Mane pada menit 51. Sedangkan satu-satunya gol balasan The Citizen diciptakan Bernardo Silvia pada menit 78, seperti dilansir skysports.com (11/11/19).

Dengan kemenangan ini, Liverpool semakin nyaman di puncak klasemen sementara Liga Primer Inggris, dengan jumlah poin 34 dari hasil 11 kali menang, 1 kali seri dan tidak pernah kalah. Sedangkan bagi Manchester City kekalahan di Anfield Stadium ini, membuat jumlah poinnya tertahan di 25 poin, dan membuat Sang Juara Bertahan Liga Primer Inggris ini, terpuruk ke peringkat keempat, di bawah Liverpool, Leicester City (26 poin) dan Chelsea (26 poin).

Baca juga  Paqueta Tidak Akan Mampu Membangkitkan Milan

Pada pertandingan Super Big Match antara Liverpool kontra Manchester City ini, ada tiga keputusan kontroversial yang dilakukan wasit. Pertama pada menit ke-5, ketika Alexandre-arnold menyentuh bola dengan tangannya di dalam kotak penalti. Manchester City yang harusnya bisa unggul lebih dahulu dengan tendangan penalti, tetapi justru harus tertinggal 1-0 hanya 22 detik setelah penalti yang diabaikan wasit itu.

Keputusan kontroversial kedua wasit, adalah disaat Mohamed Salah menciptakan gol kedua The Red. Dari tayangan ulang terlihat Mohamed Salah sudah dalam posisi offside sebelum mencetak gol.

Dan keputusan kontroversial wasit yang ketiga adalah ketika Alexandre-arnold lagi-lagi menyentuh bola dengan tangannya di dalam kotak penalti untuk yang kedua kalinya pada menit 82.

Baca juga  Prediksi Pekan Ke-14 Liga Primer Inggris: Pekan Nyaman Untuk The Big Six?

Dua tendangan penalti yang harusnya menjadi milik Manchester City dan satu gol Mohamed Salah yang berbau offside, ternyata tidak ditanggapi wasit dan diperkuat dengan keputusan VAR.

Mesin canggih dari hasil kemajuan teknologi ini, tenyata (terlihat) sangat baik hati kepada Liverpool. Dan ini beberapa tanggapan para pakar sepakbola Inggris tentang tidak konsistennya VAR dalam memutuskan kejadian di lapangan:

“Ini hal yang sangat buruk, ini adalah inkonsistensi. Minggu depan kejadian yang sama pada pertandingan berbeda, ini akan menjadi penalti.” Kata Jose Mourinho, salah satu manajer terbaik di Liga Primer Inggris, seperti dilansir thesun.co.uk (11/11/19).

“Anda tidak bisa menghentikannya dengan cara seperti ini. Harusnya mesin itu bersikap netral untuk semua kejadian dan untuk semua tim.” Kata Graeme Souness.

Baca juga  Demi Pemain Muda Roma ini, MU Merelakan Smalling

“Ada masalah dengan gol kedua Liverpool yang diciptakan Mohamed Salah. Bagaimana kita bisa mempercayai hasil penghakiman yang tidak bisa kita lihat?” Kata Adam Longley, pengamat sepakbola Inggris lainnya.

(Visited 14 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.