Fri. Sep 25th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Memori 1990-1991, Saat Liverpool Gagal Juara Setelah Buat Start Terhebat di Liga Inggris

2 min read

Liverpool

Sharing is Caring

Liverpool kian mantap memimpin klasemen Premier League usai mengatasi perlawanan rival terberat mereka dalam perebutan gelar juara, Manchester City.

Pada pekan ke-12 Liga Inggris, Minggu (10/11/2019) di Anfield, Liverpool mengalahkan juara bertahan sekaligus rival terkuat mereka dalam perebutan gelar juara, Manchester City, dengan skor 3-1.

Dengan koleksi 34 poin dari 12 partai, dari kemungkinan maksimal 36 poin, Liverpool mulai menciptakan jarak yang signifikan dari rival-rivalnya.

Tim asuhan Juergen Klopp unggul 8 poin atas Leicester City dan Chelsea serta 9 poin atas Manchester City.

Terhadap peringkat 5 klasemen Premier League 2019-2020, koleksi poin Liverpool bahkan sudah 2 kali lipat lebih banyak.

Dengan 11 kali menang dan sekali imbang dalam 12 pertandingan pertama, Liverpool menyamai rekor terbaik sepanjang sejarah divisi utama Liga Inggris.

Baca juga  Ini Detik-detik Gol Spektakuler Dari 'Bocah' Man United ke Gawang Sheffield United

Adalah Liverpool sendiri yang mengukir rekor tersebut pada musim 1990-1991.

Ketika itu Liverpool juga menang 11 kali dan imbang sekali dalam 12 pertandingan pertama kompetisi yang masih memakai nama Divisi Satu.

Akan tetapi, memori musim 1990-1991 seharusnya juga menjadi peringatan buat Liverpool bahwa mereka saat ini masih harus bekerja keras karena belum dipastikan menjadi juara.

Pada musim 1990-1991, meski berhasil membuat start terhebat dalam sejarah Liga Inggris, Liverpool kemudian kolaps.

Si Merah gagal menjadi juara. Di akhir musim mereka finis di posisi kedua dengan 76 poin, defisit 9 poin dari Arsenal.

Di musim 1990-1991, Liverpool masih melanjutkan laju kemenangan pada pertandingan ke-13. Kolapsnya Liverpool dimulai pada pekan ke-14 di akhir November 1990.

Baca juga  Keributan Antara Raheem Sterling dan Joe Gomez Merambat Hingga ke Timnas Inggris

Di kandang sendiri Liverpool ditahan Manchester City 2-2 (pekan ke-14), lantas kalah dari Arsenal 0-3 (15). Kondisi Liverpool memburuk saat pergantian tahun kalender.

Hasil imbang 1-1 melawan Queens Park Rangers pada Boxing Day (18) diikuti kekalahan 0-1 dari Crystal Palace (19).

Setelah Tahun Baru, antara pekan ke-21 hingga 26, Liverpool hanya meraih 6 poin dari kemungkinan maksimal 18.

Pada akhir Januari 1991, Arsenal sudah mulai mengambil alih puncak klasemen dari tangan Liverpool.

Kolapsnya Liverpool menjadi sempurna saat pelatih Kenny Dalglish mengundurkan diri pada 22 Februari 1991. Dalam 14 laga setelah Dalglish mundur, Liverpool kalah 6 kali.

Kekalahan beruntun 2-4 dari Chelsea (36) dan 1-2 dari Nottingham Forest (37) pada awal Mei menyudahi harapan Liverpool menjadi juara.

Baca juga  Juventus 2-1 Moscow, Madrid 6-0 Galatasaray, Nih Hasil Terbaru Pekan Ke 4 Liga Champions!

Pantas dicatat, musim 1990-1991 adalah awal dari masa puasa gelar juara Liga Inggris yang dialami Liverpool sampai sekarang.

Jadi, tidak ada yang perlu dirayakan secara berlebihan oleh Liverpool menyusul kemenangan gemilang atas Manchester City pada Minggu kemarin.

Dalam jumpa pers setelah pertandingan, pelatih Juergen Klopp sudah mengambil sikap yang benar.

Sikap itu yang harus masuk juga ke kepala semua pemain Liverpool dan suporternya.

“Unggul 9 poin atas Manchester City. Itu gila. Tetapi, itu juga tidak penting. Siapa yang mau menjadi peringkat pertama di awal November? Kami ingin menjadi peringkat pertama pada Mei, bukan cuma November.”

(Visited 61 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.