Fri. Sep 25th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Ketika Satu Persatu Buku Sejarah Mulai Dibakar-Bakar El Messiah!

2 min read

El Messiah

Sharing is Caring

Semua penggemar sepakbola di seluruh dunia pasti mengakui Lionel Messi adalah salah satu pemain terbaik dalam sejarah. Bintang Barcelona asal Argentina ini sudah memenangkan segala-galanya bersama El Blaugrana.

Tropi La Liga Spanyol, Copa del Rey, Piala Super Eropa, Liga Champions, Piala Super Eropa dan Juara Dunia Antar Klub sudah penuh sesak di lemari tropi Barcelona. Hingga musim 2018-2019 yang lalu, Lionel Messi sudah mempersembahkan 34 tropi untuk El Barca, seperti dilansir marca.com (20/10/19).

Untuk pencapaian penghargaan individu, Lionel Messi bahkan lebih luar biasa lagi dalam 15 tahun karir mewahnya. 6 Penghargaan El Pichichi, 6 Penghargaan European Golden Shoe, 3 Penghargaan Pemain Terbaik UEFA, 6 Penghargaan Pemain Terbaik FIFA, dan 5 Penghargaan Ballon d’Or sudah diraih Lionel Messi lebih dalam satu dekade ini.

Baca juga  Prediksi Pekan Ke-13 Liga Primer Inggris: Beda Nasib Anggota The Big Six?

Pada gambar kartun diatas, mengilustrasikan Lionel Messi sedang mencatat dan menulis buku-buku baru sebagai master dalam sejarah sepakbola dunia. Master gol, Master Assists, Master Free Kick, Master Hat-Trick, Master Magic telah dituliskan Lionel Messi atas namanya. Dan hampir semua pengamat sepakbola meyakini, kalau Lionel Messi akan terus membuat buku-buku baru sejarah sepakbola dunia dalam beberapa tahun kedepan.

Sedangkan buku-buku lama sejarah sepakbola dunia, satu persatu mulai dibakar El Messiah. Dengan masih sangat konsistennya performa kapten Barcelona hingga musim ini, walaupun sempat tersendat akibat cedera yang dialami di awal musim, tetapi kini Lionel Messi sudah kembali kejalurnya kembali, untuk membuat buku-buku sejarah baru lagi.

Baca juga  Dunia Terbelalak! Kok Bisa Formasi Receh Madrid Begini Bisa Menang 6-0 Atas Galatasaray?

Tetapi sayangnya disaat Lionel Messi masih terus menerus membuat buku-buku baru sejarah sepakbola dunia, sang rival abadinya Cristiano Ronaldo justru mulai menurun performanya bersama Juventus. CR7 bahkan sudah berani ditarik keluar oleh Manajer Juventus, Maurizio Sarri, dalam 2 laga terakhir La Vecchia Signora melawan Lokomotiv Moskow di Liga Champions dan melawan AC Milan di Serie-A Italia, seperti dilansir thesun.co.uk (11/11/19).

(Visited 42 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.