Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Pantesan Diduga Rekayasa, Ini 4 Kejanggalan Penyiraman Air Keras Novel Baswedan!

2 min read
Kejanggalan Penyiraman Air Keras Novel Baswedan

Kejanggalan Penyiraman Air Keras Novel Baswedan

Sharing is Caring

Baru-baru ini Novel Baswedan dilaporkan ke polisi oleh politikus PDI Perjuangan Dewi Tanjung, karena ia yakni bahwa penyiraman air keras itu adalah rekayasa. Dewi melihat beberapa hal yang menurutnya janggal dan tak masuk akal seputar penyiraman tersebut.

Laporan itu sendiri diterima Polda Metro Jaya dengan nomor polisi LP/7171/XI/2019/PMJ/Dit. Maka jika Novel nantinya bersalah, ia bisa dikenakan Pasal 26 ayat (2) junto Pasal 45 A Ayat (2) UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang ITE dan atau Pasal 14 A ayat 1 UU RI nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana.

Nah, berikut adalah beberapa hal janggal menurut Dewi yang membuatnya yakin penyiraman itu adalah rekayasa.

Baca juga  Habib Rizieq Pimpin Doa Pemakaman Mbah Moen Hoaks? Sosok ini Ungkap Fakta Sesungguhnya

1. Tidak merasa kesakitan

Dari rekaman CCTV, Dewi melihat saat penyiraman terjadi Novel Baswedan tidak merasa kesakitan. Karena harusnya menurut Dewi, Novel Baswedan guling-guling di tana usai penyiraman tersebut. Namun itu tidak terjadi.

2. Yang rusak hanya bagian mata saja

Dewi juga merasa aneh manakala hanya bagian mata saja yang rusak. Kulit wajah Novel malah luput dari air keras tersebut. Bahkan Dewi pun begitu heran, air keras itu juga justru tidak menyentuh kelopak mata Novel Baswedan.

3. Perban saat di rumah sakit

Ketika di bawa ke rumah sakit, Novel Baswedan di perban pada bagian kepala dan hidung. Dewi pun bingung, kenapa Novel saat itu di pasang perban, jika yang kena hanya bagian mata saja.

Baca juga  Sosok Pelayat Mbah Moen ini Jadi Sorotan, Rupanya Ikut Pimpin Doa

4. Bentuk mata yang rusak

Sebelumnya, melalui sebuah video di Youtube, Dewi juga pernah membuat langkah-langkah merias wajah hingga menyerupai Novel setelah tersiram air keras. Pada bagian mata sebelah kiri ia memakai kontak mata sehingga menyerupai mata kiri Novel. Dalam hal ini, Dewi mencurigai bahwa mata Novel yang rusak tidak benar, melainkan karena dipasang lensa kontak mata.

(Visited 132 times, 1 visits today)