Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Presiden Jokowi : Masa Cangkul Saja Impor

1 min read
Impor Cangkul

Impor Cangkul

Sharing is Caring

Presiden Joko Widodo meminta Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) untuk memprioritaskan barang produksi dalam negeri ketimbang barang impor. Apalagi, jika memang industri dalam negeri bisa memproduksi barang tersebut, maka Seperti diberitakan Kompas.com Jokowi meminta jangan sampai barang impor justru lebih diprioritaskan. “Misalnya urusan pacul, cangkul, masa masih impor?” kata Jokowi saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Tahun 2019, Rabu (6/11/2019).

“Apakah tidak bisa didesain industri UKM kita, kamu buat pacul tahun depan. Saya beli ini puluhan ribu cangkul,” ujar Jokowi. Jokowi mengatakan, pacul hanya salah satu contoh barang yang bisa diproduksi dalam negeri namun justru diimpor.

Baca juga  Fadli Zon Beri 'Peringatan' Ke Jokowi Begini: Jangan Cari Menteri Yang Sedang Belajar

Masih ada ribuan contoh barang lainnya. “Enak banget itu negara yang di mana barang itu kita impor, padahal kita masih defisit transaski berjalan, defisit neraca perdagangan,” ucap Jokowi. Jokowi menyadari kadang impor dilakukan karena barangnya lebih murah ketimbang harus mengembangkan sendiri di dalam negeri.

Namun, impor yang terus menerus akan membuat pertumbuhan lapangan kerja terhambat. Kondisi ini kemudian berujung pada terhambatnya pertumbuhan ekonomi. “Kalau yang impor stabilo merah saja, enggak usah. Lah bagaimana kita masih senang impor padahal neraca perdagangan kita defisit, tapi kita hobi impor,” ucap Kepala Negara. “Kebangetan banget, uangnya pemerintah lagi. Kebangetan kalau itu masih diteruskan, kebangetan,” kata Jokowi dengan nada tinggi. Baca berikutnya

Baca juga  Jokowi Dilantik, Rizieq Shihab Kirim Pesan Kepada Pendukungnya, Begini Katanya
(Visited 10 times, 1 visits today)