Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Ada Kisah Mistis Dibalik Temuan Petilasan Candi Hindu-Budha di Indramayu

2 min read
candi desa Juntinyuat

candi desa Juntinyuat

Sharing is Caring

Sebuah situs yang diduga petilasan Candi Hindu-Budha yang ada di desa Juntinyuat, Indramayu baru diungkap sekarang. Padahal orang yang diberi petunjuknya sudah mengetahui sejak tahun 2007 silam.

Seperti dilansir dari Tribun jabar.id (28/10/2019) orang yang mengetahuinya sejak lama adalah seorang anggota polisi yang kini bertugas di Polsek Lelea, bernama Brigadir Rusmanto.

Ia menuturkan, sudah sejak tahun 2007 sampai sekarang sering ditemui oleh sesosok orang misterius dengan penampilan layaknya seorang biksu. Brigadir Rusmanto seperti dihantui tak hanya ditemui saat sedang tugas di Mapolsek bahkan biksu itupun muncul di rumahnya.

“Sudah sering sekali, saya juga tidak kenal tapi pakaiannya itu seperti biksu pada umumnya,” ungkap Brigadir Rusmanto, saat ditemui di Mapolres Indramayu, Senin (28/10/2019) dikutip dari Tribun Jabar.id.

Baca juga  5 Penemuan Penting Sepanjang Sejarah Akibat Perang

Setiap kali Biksu misterius itu menemuinya, selalu meminta dirinya untuk merawat dan menjaga peninggalan-peninggalan Candi Hindu-Budha tersebut.

Peristiwa-persitiwa yang berulangkali dialami Brigadir Rusmanto selama ini hanya dipendamnya saja. Namun saat mengetahui ada tim dari Yayasan Tapak Karuhun Nusantara sedang meneliti suatu situs makam kuno di Kecamatan Sindang, ia pun memberanikan diri menceritakan semua yang dialaminya.

“Momennya kan pas, ya sudah saya sampaikan. Awalnya mereka juga tidak percaya lalu saya tunjukan langsung saja,” ujarnya kepada tribun jabar.id.

Dilokasi yang ditunjukkan Brigadir Rusmanto nampak terlihat puluhan batu bata kuno dengan beragam ukuran berserakkan di lahan perkebunan di Desa Sambimaya, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu.

Baca juga  3 Penemuan Besar Dalam Sejarah yang Ternyata Hasil Rekayasa

Diduga batu bata kuno itu merupakan struktur Bangunan Candi Hindu-Budha dari zaman sebelum penyebaran agama Islam masuk ke Indramayu.

Dari pesan yang disampaikan oleh biksu misterius bahwa tempat tersebut merupakan rumah sekaligus tempatnya untuk berlatih, “Tapi setiap selesai ngobrol dia langsung hilang,” ujar Brigadir Rusmanto.

Salah satu tanda yang menguatkan situs itu sebagai Candi Hindu-Budha adalah terdapat ukuran tapak kaki anjing pada batu bata dan hal itu sama seperti yang ditemukan pada situs Candi Bojong Menje di karawang.

Penemuan tersebut sudah dilaporkan ke Balai Arkeologi (Balar) Jawa Barat dan selanjutnya tinggal menunggu respon dari dinas terkait untuk tindak lanjutnya.**

Baca juga  Mengungkap Kebenaran! 5 Penemuan Mengejutkan ini Berasal dari Tanah Suci Tiga Agama
(Visited 35 times, 1 visits today)