Thu. Oct 29th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Kenapa Pesawat Komersial tidak disediakan Parasut? Ini Jawabannya

2 min read
Pesawat Komersial tidak disediakan Parasut

Pesawat Komersial tidak disediakan Parasut

Sharing is Caring

Pernahkah terbesit dibenak kamu kenapa sih pesawat komersial tidak ada parasutnya, hanya disediakan pelampung apabila terjadi keadaan darurat, padahal kecelakaan pesawat tidak melulu jatuh di laut bukan? tapi ini loh ternyata beberapa alasannya.

Pesawat komersial tidak dirancang untuk skydiving

Pesawat yang digunakan untuk terjun payung cenderung jauh lebih kecil daripada pesawat komersial, dan untuk pesawat besar militer ada landasan tersendiri untuk penerjun terjun dari pesawat, berbeda dengan pesawat komersial yang tidak ada hal tersebut.

Pernah menonton final destination untuk adegan di pesawat seseorang yang terlempar bukan terjun kebawah tapi malah terkena sayap dan mesin pesawat? itulah alasan kenapa pesawat komersial bukan tempat yang cocok untuk terjun langsung dari udara.

Baca juga  10 Permainan Anak ini Cocok Banget Jika Dimainkan di Hari Kemerdekaan RI

Pesawat komersial terbang lebih tinggi dan cepat.

Untuk pesawat skydiving rata – rata terbang mencapai 16.000 kaki, sedangkan pesawat komersial rata-rata berada di 35.000 kaki, hal ini akan berpengaruh dengan oksigen bernafas yang berkurang dan terlebih pesawat komersial memiliki kecepatan 600 mil perjam, Melompat dari ketinggian ini, ketika pesawat terbang secepat itu, sudah jelas akibatnya sangat fatal.

Perlengkapan terjun payung mahal dan besar

Jika Anda pernah berada di pesawat, pasti sudah tahu betapa ketatnya soal berat bagasi, terutama tas jinjing. bayangkan untuk satu parasut per penumpang akan bertambah drastis sekitar 6000 pound.

Hal itu yang menjadi pertimbangan maskapai untuk mengeluarkan dana besar terlebih ruang parasut juga membutuhkan ruang yang luas.

Baca juga  Lakukan Hal Ini Pada Tas Mahal, 3 Idol Kpop Ini Bikin Netter Tepok Jidat

Terakhir, sebagian besar kecelakaan terjadi saat lepas landas dan mendarat, bukan saat berada di udara

Dari tahun 2003 hingga 2012, hanya 9% dari semua kecelakaan pesawat yang fatal terjadi ketika pesawat terbang di ketinggian. Secara keseluruhan, parasut di dalam penerbangan komersial mungkin terdengar seperti hal yang masuk akal dan bagus pada awalnya. Namun, ketika memeriksanya dari segi logistik, maka kita akan sadar bahwa semua itu adalah hal yang sia-sia.

(Visited 37 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.