Thu. Oct 29th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Bongkar Pasal Revisi KUHP yang Paling Aneh di Dunia, Hotman Paris: Kacau dan Tak Masuk Akal

2 min read
Hotman Paris Hutapea

Hotman Paris Hutapea

Sharing is Caring

Pengacara kenamaan Hotman Paris Hutapea turut angkat bicara seputar revisi undang-undang KUHP yang dilakukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Menurutnya, RUU KUHP yang ada sekarang sangat aneh, terutama karena adanya pasal-pasal yang tidak masuk akal.

Dalam unggahan video yang dibuatnya, Hotman menunjukkan adanya pasal yang aneh dan tidak masuk akal, yaitu pasal 100 dalam RUU KUHP.

“Ini saya baca nih, draf di pasal 100 menjatuhkan pidana mati dengan masa percobaan selama 10 tahun jika peran terdakwa dalam tindak pidana tidak terlalu penting,” papar Hotman Paris seperti dilansir dari suara.com (25/9/2019).

“Ya, kalau tidak terlalu penting kenapa hukuman mati. Ini benar-benar nggak masuk di akal gue,” lanjutnya.

Baca juga  13 Poster Lucu Dalam Aksi Demo Menolak Revisi UU KUHP & KPK, Ada-ada Saja Kreativitasnya

Sosok pengacara yang pernah dekat dengan artis senior Merriam Bellina itu juga menyatakan bahwa KUHP seharusnya mengandung filsafat hukum yang tinggi dan dibuat oleh praktisi hukum yang punya pengalaman lama.

“Aduh kacau nih, benar-benar. Ini bukan karya dari praktisi hukum. KUH Pidana itu mengandung filsafat hukum yang sangat tinggi dan memerlukan pengalaman yang lama,” lanjutnya.

Hotman juga menyoroti soal pasal ‘kumpul kebo’ yang dinilai dapat menjerat para pelaku nikah siri karena pernikahan tersebut tidak diakui secara hukum sehingga bisa disamakan dengan kumpul kebo.

“Wah ini bisa kena ribuan, kalau RUU ini lolos. Kalau lolos, bagaimana nasib kawin siri? Bagaimana nasib orang-orang di desa yang masih kawin siri kalau istri pertama atau bapak atau anaknya keberatan,” pungkasnya.

Baca juga  Jokowi Tengah Cari Pengganti Menpora. Demokrat Sodorkan AHY
(Visited 81 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.