Thu. Jul 16th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Aneh, Hewan Ternak Yang Main Ke Pekarangan Orang Didenda Rp 10 Juta

2 min read
Hewan Ternak Main Ke Pekarangan

Hewan Ternak Main Ke Pekarangan

Sharing is Caring

Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) mengatur soal hewan ternak yang ‘bermain’ di pekarangan orang yang ditanami tanaman atau ditaburi benih. Pemilik hewan ternak itu akan dikenai denda senilai Rp 10 juta.

Hal ini sebagaimana tercantum pada pasal 278 RKUHP.

“Setiap orang yang membiarkan unggas yang diternaknya berjalan di kebun atau tanah yang telah ditaburi benih atau tanaman milik orang lain dipidana dengan pidana denda paling banyak Kategori II,” bunyi pasal 278 RKUHP, seperti yang dilansir di tribunnews.com (25/09/19).

Diketahui, besaran denda Kategori II adalah Rp 10 juta.

Menkumham bersuara

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna Laoly mengungkapkan alasan RKUHP mengatur soal hewan ternak yang bermain di pekarangan orang. Menurutnya, aturan ini sesuai dengan kondisi mayoritas masyarakat yang mengandalkan sektor agraria.

Baca juga  Terungkap Ini Tuntutan Aksi Mujahid 212 Ketika Orasi ! Ternyata Adalah

“Mengapa ini diatur? Kita ini masih banyak desa. Masyarakat kita masih banyak yang agraris, banyak yang jadi petani. Masyarakat yang membuat sawah dan lain-lain, kadang ada orang yang usil,” kata Yasonna, seperti yang dilansir di tribunnews.com (25/09/19).

Yasonna memastikan pemilik hewan ternak yang bermain ke pekarangan orang tidak akan dikenai hukuman penjara. Dia hanya diminta untuk membayar denda Rp 10 juta.

“Jadi, dia nggak pidana badan. Dia hanya denda dan itu ada di KUHP (yakni Rp 10 juta),” tegas Yasonna, seperti yang dilansir di tribunnews.com (25/09/19).

Terdengar aneh ya. Soal begini saja diatur dalam RKUHP, dendanya bahkan mencapai Rp 10 juta.

Baca juga  Soal Khilafah Bahkan Ada Di AD/ART FPI. Masihkah Mau Menyangkal ?
(Visited 59 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.