Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Jokowi Tengah Cari Pengganti Menpora. Demokrat Sodorkan AHY

2 min read
AHY Pengganti Menpora

AHY Pengganti Menpora

Sharing is Caring

“Akan kita segera pertimbangkan apakah segera diganti dengan yang baru atau memakai Plt,” kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (19/9). Jokowi belum bisa bicara banyak soal sosok pengganti Imam. Termasuk juga apakah pengganti Imam ini tetap berasal dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Imam diketahui merupakan kader PKB yang duduk di Kabinet Kerja.”Belum baru sejam lalu kasih surat pengunduran dirinya. Kita pertimbangkan dalam sehari,” ujarnya.

Sebelumnya, Imam bertemu Jokowi pagi tadi setelah kemarin KPK mengumumkan status tersangka suap pemberian dana hibah KONI tahun anggaran 2018. Politikus PKB itu juga sekaligus menyerahkan surat pengunduran diri.

Mundurnya Imam Nahrawi dinilai sebagai peluang bagi Partai Demokrat. Untuk membantu kerja Presiden Jokowi, Demokrat menawarkan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY masuk dalam jajaran kabinet.

Baca juga  Jokowi-Prabowo Hangat Bertemu, PA 212 Sontak Angkat Kaki? Tunggu Titah dari Mekkah?

“Kami mengapresiasi KPK, tentu dengan semangat praduga tidak bersalah. Jika bersalah tentu patut dilanjutkan ke tahapan berikutnya. Demokrat sangat siap untuk masuk koalisi. Tentu AHY menjadi figur terbaik untuk membantu Presiden terpilih,” kata Wasekjen Demokrat Putu Supadma Rudana seperti dikutip Liputan6.com, Kamis (19/9).

Meski demikian, dia mengungkapkan, semuanya dikembalikan ke Presiden Jokowi yang menentukan siapa yang akan mengisi kursi Menpora tersebut.

“Silakan kembali kepada Presiden Jokowi. Tentu yang berhak dan bisa menjawab secara konkret adalah Presiden Jokowi,” ungkap Anggota Komisi X itu.

Meski demikian, Supadma memberi isyarat bahwa sosok AHY bisa menggantikan posisi Imam Nahrawi, dan merepresentasikan sosok anak muda.

“Tentu kembali kepada Presiden Jokowi, Presiden memiliki hak prerogatif. Figur yang tepat muda dan penuh integritas yaitu AHY,” pungkasnya.

Baca juga  Ibu Kota Bakal Pindah Ke Kaltim, Bagaimana Nasib Jakarta

KPK menetapkan Imam sebagai tersangka kasus suap pemberian dana hibah KONI. Ia diduga menerima uang sebesar Rp26,5 miliar sebagai bentuk commitment fee pengurusan proposal yang diajukan KONI kepada Kemenpora.

Lembaga antirasuah itu diduga menerima uang itu secara bertahap yakni sebesar Rp14,7 miliar dalam rentang waktu 2014-2018 melalui asisten pribadinya, Miftahul Ulum yang juga menjadi tersangka dalam perkara ini.

Imam juga diduga meminta uang Rp11,8 miliar dalam rentang waktu 2016-2018.

(Visited 16 times, 1 visits today)