Sun. Jul 5th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Ular Piton Raksasa Mati Bersama Telurnya Akibat Kebakaran Hutan di Indonesia

3 min read
Ular Piton Raksasa Mati

Ular Piton Raksasa Mati

Sharing is Caring

Kebakaran hutan kembali terjadi di Indonesia. Sepertinya ini menjadi peristiwan tahunan atau dua tahunan. Ada yang menyebutkan sengaja dibakar untuk ditanami sawit lagi. Tapi ada juga yang menyebutkan terbakar akibat cuaca panas.

Berbagai foto kebakaran hutan beredar di media sosial. Mulai dari api yang masih terbakar dan sedang dipadamkan. Asap yang sangat menganggu warga hingga harus memakai masker. Tapi foto dan video ular raksasa benar-benar mengejutkan di media sosial.

Indonesia sedang heboh dengan kebakaran hutan di Sumatera dan Kalimantan. Dampak asap bukan hanya dirasakan warga Indonesia, tapi sudah menganggu negara tetangga, seperti singapura dan Malaysia.

Tapi yang lebih menghebohkan lagi adalah penampakan foto-foto dan video ular yang terbakar di Kalimantan. Warganet pun sangat terkejut melihat ular raksasa yang beredar di media sosial. Kemungkinan ular itu mati terjebak api kebakaran hutan. 

Baca juga  Kesal Demo Tak Ditanggapi, Mahasiswa Pasangi Spanduk Warung Pecel di Gedung DPRD

Ukuran ular pun cukup besar dan bisa memangsa orang. Dari foto tersebut terlihat ular ditemukan oleh petugas pemadam kebakaran. Informasi itu dengan cepat beredar di media sosial. Bahkan ada juga video ular yang mati dengan kondisi mati dalam sisa kebakaran hutan.

Melansir www.surya.co.id, dari unggahan akun Instagram Garda Satwa Foundation menyebut ular yang hangus itu merupakan keluarga dari ular Phyton atau Ular Piton. Dari berbagai literatur disebutkan kalau ular ini merupakan salah satu ular terpanjang di Indonesia.

Suku Dayak Pedalaman menyebut hewan ini sebagai Tangkaluk atau Piton Raja. Dalam akun Instagram Garda Satwa Foundation menyebutkan, ular piton raksasa atau juga disebut Anaconda Indonesia itu. Ular piton raksasa yang hangus itu, disebutkan sudah jarang ditemui di hutan belantara.

Baca juga  Harimau Sumatera Muncul di Tengah Kebakaran Hutan Riau

Ular piton raksasa yang viral di media sosial lantaran hangus terbakar di hutan Kalimantan itu rupanya memiliki beberapa panggilan lain.

Panggilan itu berdasar pada bentuk dan juga cerita masyarakat asli sekitaran hutan. Ular piton tersebut mendapat julukan Anaconda Indonesia, lantaran bentuknya yang menyerupai anaconda di Sungai Amazon. Suku Dayak Pedalaman menyebut hewan ini sebagai Tangkaluk atau Piton Raja.

Di masa lalu, ular piton raksasa itu memangsa hewan lain atau juga dsebut karnivora. Hewan yang jadi mangsa ular piton raksasa itu di antaranya, babi hutan, rusa, dan harimau dahan. Dalam mengelabuhi mangsanya, ular piton raksasa itu memiliki kemampuan unik yakni, menirukan suara mangsanya.

Suara yang dapat ditirukan ular piton raksasa itu di antaranya, rusa,orang utan, dan suara burung. Untuk memakan mangsa, biasanya ular piton raksasa tersebut akan membiarkan kepalanya menjuntai ke bawah. Sementara badan hingga ekornya, dibiarkan melilit ke atas pohon besar.

Baca juga  Imam Nahrawi Buka Suara Setelah Ditetapkan Sebagai Tersangka

Pemilik cerita yang bernama Johan Michael Median Pasha, mengaku sempat mengira jika ular piton raksasa yang berada di hutan belantara Kalimantan hanya sekadar legenda. Bahkan, ia sempat mengira jika ular piton raksasa itu adalah makhluk astral. Namun, ketika melihat foto ular piton raksasa tersebut hangus terbakar, Johan baru percaya jika hewan langka itu benar-benar ada.

Sekadar diketahui, rekor ular terpanjang saat ini memang anaconda (eunectes) dari Amazone. Anaconda merupakan keluarga boa. Panjang anaconda yang baru ditemukan adalah 50 kaki, namun para ilmuwan percaya ada anaconda yang panjangnya 80 kaki, bahkan 100 kaki dari temuan kulit ular tersebut oleh sebuah ekspedisi ilmuwan Inggris tahun 1992.

(Visited 272 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.