Fri. Sep 25th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

5 Misteri Mengerikan Yang Belum Terpecahkan

2 min read
lisanne froon dan kris kremers

lisanne froon dan kris kremers

Sharing is Caring

Gagasan tentang suatu peristiwa yang terjadi tanpa penjelasan langsung yang masuk akal membuat teori konspirasi menumpuk. Di bawah ini adalah beberapa contoh misteri yang mungkin akan diperdebatkan untuk waktu yang lama.

Mumi yang bukan Mumi

Kembali pada tahun 2000, Pakistan, Iran dan Afghanistan berjuang untuk hak kepemilikan sisa-sisa mumi putri Persia berusia 2.600 tahun. Mumi itu ditemukan oleh polisi selama penggerebekan rumah kepala suku Baluchistan di Kharan, Pakistan dan akan dijual di pasar gelap. Ditemukan setelah penelitian terperinci terhadap jasad, bahwa mayat itu belum berusia 2.600 tahun dan bukan seorang putri Persia. “Mumi” itu dimakamkan pada tahun 2005 dan tidak pernah diidentifikasi.

Kematian pelajar Belanda

Pada tanggal 1 April 2014, para siswa Belanda, Lisanne Froon dan Kris Kremers melakukan perjalanan ke Panama untuk mendaki gunung. Mereka memposting di Facebook bahwa mereka akan berkeliling di sekitar Boquete sebelum ikut jalur pendakian. Namun, Kris dan Lisanne tidak pernah muncul. Dua bulan kemudian tulang belulang ditemukan di hutan. Tes DNA mengkonfirmasi bahwa tulang-tulang itu milik dua gadis yang hilang. Kemudian pada 2014 secara terbuka dinyatakan mereka meninggal karena kecelakaan hiking. Polisi tidak pernah mengetahui bagaimana mereka meninggal atau seseorang mungkin bertanggung jawab atas kematian mereka.

Baca juga  Maggie Gyllenhaal, Aktris Penjelajah Waktu?

Leatherman

Sejarawan Dan DeLuca, menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk meneliti kehidupan pria tunawisma yang telah meninggal bernama Leatherman. Sejak menemukan makamnya di Pemakaman Sparta di Ossining, New York, DeLuca telah terpesona dengan Leatherman. Ia mengetahui bahwa tulisan pada nisan Leatherman secara keliru menyebut almarhum sebagai Jules Bourglay dari Lyons, Prancis. Dia juga tahu bahwa Leatherman telah menjadi sumber misteri bagi orang-orang di Westchester County dan Connecticut barat sejak tahun 1850-an. Leatherman dikatakan memiliki ritual aneh yang berkontribusi pada banyak spekulasi.

Noda Darah Craigmiles

Nina Craigmiles lahir dari Myra Adelia Thompson Craigmiles dan John Henderson Craigmiles pada 5 Agustus 1864. Nina suka mengendarai kereta kuda. Pada suatu acara jalan-jalan bersama kakeknya pada Hari St. Luke pada tahun 1871, kereta yang mereka tumpangi dihantam oleh kereta yang melaju saat melintasi rel kereta api. Nina yang berusia tujuh tahun terbunuh karena benturan. John Craigmiles membangun sebuah gereja Episkopal yang mencakup mausoleum marmer di halaman gereja untuk menyimpan abu Nina. Gereja tersebut dinamai St. Episkopal Gereja Episkopal Peringatan dan ditahbiskan pada tahun 1872. John wafat di 1899 dan dimakamkan di dalam mausoleum Nina. Beberapa saat kemudian, noda merah mulai muncul di bagian luar mausoleum. Upaya untuk membersihkan noda gagal. Ketika balok marmer diganti, noda muncul kembali.

Baca juga  Indonesia Positif Terjangkit Corona, Ini Himbauan Anies Baswedan untuk Warganya

Lubang tak berdasar

Pada 21 Februari 1997, seorang pria menjadi tamu di Coast to Coast AM Art Bell. Ia menyebut dirinya Mel Waters dan menceritakan sebuah kisah tentang lubang misterius di propertinya, di daerah pedesaan di sebelah barat Ellensburg di Kittitas County, Washington. Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa lubang itu sedalam dari 80.000 kaki dan dapat membangkitkan hewan mati. Selanjutnya Waters mengklaim bahwa pejabat pemerintah menyita tanahnya, dan membayarnya untuk pindah ke Australia

(Visited 200 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.