Sun. Aug 9th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

PNS Cantik Di Sulteng Terciduk Gara-gara Nekat Menyambi Jadi Bandar Sabu

2 min read
Sunarti Winingsi

Sunarti Winingsi

Sharing is Caring

Sunarti Winingsi alias Aning sebelumnya ialah seorang PNS di salah satu rumah sakit di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) dan sudah terciduk lantaran kasus narkoba jenis sabu-sabu.

Saat ini, Aning adalah terdakwa kasus narkoba di Palu yang sedang menjalani masa persidangan dan ditahan di Lapas Perempuan dan Anak di Sigi.

Atas kasus yang menjeratnya tersebut, apa dia bertobat ? Ternyata tidak. Malah dia terciduk untuk kedua kalinya dalam kasus yang sama.

Apa bisa dikatakan kapok ? Duh PNS cantik di Sulteng ini terciduk gara-gara nekat menyambi jadi bandar sabu. Mari kita simak lebih lanjut !

Ternyata, Aning ditangkap bersama barang bukti narkoba jenis sabu yang di simpan ke dalam pembalut perempuan. Pihak Kepolisian Resor Sigi mengamankan pelaku ketika turun dari mobil kejaksaan setelah sidang dari Pengadilan Negeri Palu, 28/08/19 silam.

Baca juga  Klaim Kasus Rizieq Sudah Kelar, Jubir FPI Sontak Dibungkam Polri!

Nah, penangkapan itu dilakukan usai menerima aduan dari Kepala Lapas Perempuan dan Anak di Sigi ke Polisi.

‘Jadi pelaku ini sudah melakukan penjualan narkoba jenis sabu dalam lapas. Dia peroleh narkoba dari kurir yang dia pesan via telepon, kemudian diantarkan ke dalam lapas. Barang bukti yang kami sita sabu seberat 1,24 gram,’ ujar Kapolres Sigi AKBP Wawan Sumantri ketika jumpa pers di Mapolres Sigi, Sulteng, Jumat (13/09/19).

‘Dia juga PNS di rumah sakit di Palu. Intinya hanya untuk bersenang-senang sih, dan berharap mendapat untung banyak,’ imbuhnya.

Nah akibatnya, Aning dijerat Pasal 112 ayat (1) UU 35/2009 tentang Narkotika.

Bagaimana menurut kalian ? Semoga artikel ini bermanfaat.

Baca juga  Diancam Pembunuhan Bersama Amien Rais dan HRS, Begini Respon Anies Baswedan
(Visited 63 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.