Thu. Aug 13th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

3 Pelajaran dari Keluarga BJ Habibie dan Ainun yang Luar Biasa Menginspirasi

2 min read
Keluarga BJ Habibie

Keluarga BJ Habibie

Sharing is Caring

Indonesia berduka, Bapak Teknologi kebanggaan tanah air telah berpulang ke hadapan Yang Maha Kuasa pada (11/9). Bacharuddin Jusuf Habibie, Presiden ketiga Indonesia meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Kini kisah cinta Habibie dan Ainun kini telah bersatu dalam keabadian.

Meskipun keduanya kini telah tiada, mereka selalu menjadi panutan untuk banyak orang. Salah satunya adalah panutan tentang pola asuh di keluarga Habibie dan Ibu Ainun yang menikah 12 Mei 1962 silam.

Keduanya dikaruniai dua orang anak laki-laki yang bernama Ilham Akbar Habibie dan Thareq Kemal Habibie. Kedua anak BJ Habibie hidup dalam kesederhanaan namun mereka adalah orang-orang hebat. Hingga anak-anak mereka juga tumbuh menjadi anak-anak yang hebat, baik dalam kehidupan maupun dari segi pendidikan.

Baca juga  Tak Pantas, Para Pelayat ini Malah Asik Selfie di Makam Habibie !

Melansir dari TheAsianparent.com, berikut ini adalah bentuk pola asuh keluarga Presiden Ketiga RI.

1. Membebaskan anak untuk bertanya

Sedari kecil, Ibu Ainun membiasakan anak-anaknya menjadi anak yang kritis. Ibu Ainun akan memberi jawaban apbila mampu, namun akan meminta bantuan Pak Habibie bila dirasa terlalu sulit. Ibu Ainun sadar bahwa rasa ingin tahu anak harusnya dipupuk sejak dini, karena erat kaitannya berkaitan dengan kreativitas sang anak.

2. Membiasakan anak hidup sederhana

Habibie dan Ainun bukan tipikal orangtua yang memanjakan anak dengan materi. Thareq dan Ilham diajaarkan hidup sederhana sejak kecil. Bahkan mereka berdua memberikan uang jajan pas untuk satu minggu. Inilah yang membuat Ilham dan Thareq sejak biasa mengelola managemen keuangan sendiri.

Baca juga  8 Negara Surga Populasi Gadis Cantik Alami di Dunia

3. Mengungkapkan pendapat

BJ Habibie dan sang istri terbiasa mengajak kedua anaknya melakukan diskusi di rumah. Apabila anak-anak mampu dan berani mengeluarkan pendapat, artinya mereka tengah belajar dalam hidupnya.

(Visited 65 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.