Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Awas Menangis, Inilah 5 Makanan Sangat Sederhana Bekal Para Pejuang Saat Perang

2 min read
Pejuang Saat Perang

Pejuang Saat Perang

Sharing is Caring

Kemerdekaan bangsa Indonesia saat ini merupakan hasil perjuangan para pahlawan. Para nenek moyang kita pada zaman dahulu berjuang dengan sangat gigih untuk memerdekakan anak cucunya dari penindasan bangsa asing. Meskipun dalam keadaan sangat terbatas, tidak cukup senjata juga tidak cukup makan, para pejuang ini tetap gigih berperang. Ada beberapa makanan sangat sederhana para pejuang yang dijadikan bekal saat berperang. Yuk kenali makanan-makanan tersebut.

  1. Singkong rebus, pisang rebus dan ubi rebus

Ini adalah makanan sangat sederhana para pahlawan semasa perang. Makanan ini hanya direbus tanpa bumbu apapun. Cara memasaknya pun sangat sederhana, hanya di rebus saja. Pisang, singkong dan ubi mampu menjadi makanan penghasil energi yang sangat sederhana. Meskipun begitu, para pejuang tetap melahapnya.

Baca juga  6 Rocker Tanah Air Keren yang Kini Makin Menua, Nomer 1 dan 2 Legenda!

2. Nasi Oyek

Nasi yang terbuat dari singkong ini merupakan makanan mewah para pejuang semasa sulit. Konon pasukan Jendral Sudirman pada saat perang kehabisan perbekalan dan menyelinap ke pemukiman warga. Pahlawan tersebut hanya mendapatkan nasi oyek untuk bisa disantap para pejuang.

3. Telur asin

Telur yang sudah diasinkan ini merupakan makanan yang bisa bertahan dalam jangka waktu yang cukup lama. Para pahlawan biasa membawanya sebagai bekal saat berperang.

4. Janeng

Makanan ini adalah sejenis umbi-umbian penghasil karbohidrat. Janeng hanya dimasak dengan cara di kukus atau direbus.

5. Nasi jagung

Nasi ini pengganti nasi yang berasal dari padi. Cara memasaknya sangat sederhana tanpa bumbu istimewa. Meskipun rasanya sedikit hambar, nasi jagung sangat disukai karena mengenyangkan.

Baca juga  5 Ilmuwan Muslim Terhebat di dunia

Makanan sederhana di atas merupakan makanan yang sangat nikmat di kala lapar. Meskipun hanya mengkonsumsi makanan sederhana, para pejuang tetap gigih bertempur. Semoga kita semua bisa menghargai jasa para pejuang dengan cara mensyukuri kemerdekaan dan menjaga kedamaian negeri ini.

(Visited 34 times, 1 visits today)