Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Juru Kuncen Tanggapi Lakalantas Tol Bandung-Jakarta Dikaitkan Dengan Keangkeran

3 min read
kecelakaan maut Tol Cipularang

kecelakaan maut Tol Cipularang

Sharing is Caring

Seringnya kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang terjadi di Tol Cipularang jalur Bandung-Jakarta terutama di Kilometer 90-100 dikait-kaitkan dengan akibat keangkeran wilayah tersebut. Dari cerita mulut ke mulut obrolan warung kpoi, wilayah bahwasannya kecelakaan terjadi karena gangguan mahluk gaib penghuni Gunung Hejo.

Seperti dilansir dari Poskotanews.com (3/9/2019) keangkeran sepanjang KM 90-100 arah Bandung-Jakarta atau tepatnya di KM 96-97 seiring banyaknya kecelakaan hingga merenggut korban jiwa, konon daerah tersebut merupakan pusat kekuatan gaib yang kerap mengganggu dan meminta tumbal para pengguna jalan.

Nuansa mistis tak lepas dari adanya sebuah petilasan yang dikeramatkan dan dipercaya masyarakat secara turun temurun sebagai petilasan Eyang Prabu Siliwangi yang berada di puncak bukit Gunung Hejo. Akan tetapi kasak-kusuk kecelakaan yang dikait-kaitkan dengan campur tangan mahluk gaib penguasa wilayah tersebut di sangkal oleh tokoh atau kuncen makam petilasan tersebut.

Baca juga  Sepatu Dari Kulit Manusia? Dan 4 Legenda Urban yang Paling Mengerikan Di Dunia

”Siapa yang bilang sering terjadinya kecelakaan di Tol ada kaitannya dengan keramat Gunung Hejo, tidak ada seperti itu. Salah kaprah jika ada orang yang menyebut begitu. Itu mitos,” kata Mustopa bin Ija Banten (94), atau akrab disapa Bah Kecrik yang merupakan salah satu tetua di tempat tersebut sekaligus pemelihara petilasan keramat Gununghejo kepada awak media belum lama ini seperti dilansir dari Poskotanews.com.

Mbah Kecrik, menurturkan petilasan Gunung Hejo memang dikunjungi para peziarah atau seseorang yang ingin bermeditasi dan berdoa kepada Allah SWT. Para peziarah datang ke tempat tersebut dengan melakukan zikir hingga melafazkan ayat-ayat suci Alquran dalam ritual ziarahnya.

”Jadi tidak mungkin ada hubungannya dengan gaib di petilasan, apalagi dengan kaitannya dengan mengganggu orang lewat. Malah yang ada di petilasan tempat peziarah melakukan zikir,” ujarnya.

Baca juga  5 Harta Karun Paling Legendaris di Dunia

Seringnya terjadi kecelakaan dilokasi tersebut menurut Mbah Kecrik, merupakan bagian dari takdir. Adapun pengendara yang mengaku melihat sejumlah penampakan hingga diganggu mahluk gaib di tempat tersebut terjadi secara kebetulan dan tidak ada kaitannya dengan keramat Gunung Hejo.

”Kebetulan saja, pas takdirnya meninggal di tol, pas juga lokasinya dekat petilasan. Padahal tidak ada kaitannya,” ujar Bah Kecrik.

Seperti diketahui salah satu kasus kecelakaan yang cukup menggemparkan di lokasi tersebut ketika peristiwa kecelakaan yang dialami pedangdut Saipul Jamil pada tahun 2011 silam. Dalam kecelekaan tersebut, Virginia Anggraeni istri Saipul Jamil yang kala itu baru dinikahinya meninggal di lokasi. Saat itu mobil yang dikendarai Saipul Jamil menghantam pembatas jalan hingga mobil terbalik.

Saipul Jamil dan penumpang lainnya selamat dalam kecelakaan itu. Dan setelahnya berbagai penampakan dan kejadian mistis kerap kali terjadi.

Baca juga  Mengapa Artis Korea Tampak Lebih Awet Muda Dibanding Bule? Ternyata ini Alasannya

Sejumlah petugas mengevakuasi bangkai kendaraan bermotor roda empat pascatabrakan beruntun di Tol Cipularang KM 91, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Senin (2/9/2019). Tabrakan beruntun yang melibatkan 21 kendaraan tersebut mengakibatkan delapan orang meninggal dunia dan sejumlah orang lainnya luka-luka. Tribun Jabar/Gani Kurniawan | Tribunnews.com

Seperti dilansir dari antaranews.com (3/9/2019) kecelakaan beruntun yang baru saja terjadi pada hari Senin (2/9/2019) dilokasidi ruas Tol Cipularang Km 91 arah Jakarta dengan melibatkan 21 kendaraan. Terdapat 8 korban tewas, 4 korban tewas telah teridentifikasi, sementara 4 korban lain belum diketahui identitasnya.

Empat korban tewas teridentifikasi diantaranya Dedi Hidayat (45), warga Kalibaru Barat, Cilincing, Jakarta Utara; Iwan (35), warga Kecamatan Sepatan Timur, Tangerang; Endi Budianto; serta Hendra Cahya (64) warga Tanjung Priok, Jakarta Utara.*

Bagaimana menurut pendapat anda, benarkah angker?

(Visited 36 times, 1 visits today)