Sat. Sep 19th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Akhirnya Indonesia Punya Dua Cinematic Universe!

4 min read
bumi langit cinematic universe

bumi langit cinematic universe

Sharing is Caring

Kalian merhatiin gak sih, industri perfilman Indonesia saat ini semakin berkembang pesat, terus kualitas filmnya juga mulai naik kelas, bahkan sampe-sampe banyak anak muda (kaum milenial) berbondong-bondong terjun kedunia ini. Karena untuk masuk industri film tidak memandang usia loh, asalkan mampu bersaing dan mempunyai bakat di bidang perfilman, udah pasti deh bisa bertahan di industri satu ini.

Karena semakin banyak peminat di industri perfilman, maka kebutuhan sumber daya manusia serta alur cerita film yang bagus dan berbeda dari biasanya membuat para sineas tanah air mencoba membuat Cinematic Universe, agar film yang mereka kerjakan memiliki kaitan dengan film lainnya. Karena tidak dapat dipungkiri bahwa, untuk membangun sebuah Cinematic Universe memerlukan tenaga banyak orang, dan pemikiran alur cerita yang matang, agar para penikmat karya film dapat terpuaskan dengan alur cerita film yang panjang. Nah terlepas dari semua itu, ternyata industri perfilman Indonesia sudah memiliki dua Cinematic Universe loh, apa saja? yuk simak ulasan berikut!


Satria Dewa Cinematic Universe


Berbicara dengan sosok yang memiliki kekuatan super, Indonesia punya banyak karakter dari tokoh pewayangan klasik. Inilah yang akan dimasukkan ke dalam Jagad Satria Dewa atau Satria Dewa Universe. Bedanya, karena mereka kembali dilahirkan di era modern, konsep cerita dan suasananya akan dikemas secara modern dengan penggunaan teknologi CGI terkini seperti film-film superhero luar negeri, seperti dilansir dari filmindonesia.or.id Mega proyek ini merupakan kerjasama antara Satria Dewa Studio, Magma Entertainment, dan Caravan Studio. Kelak, akan ada 8 tokoh yang diangkat, yaitu: Gatotkaca (2020), Arjuna (2021), Yudisthira (2023), Bharatayudha (2024), Bima (2025), Nakula Sadewa (2026), Srikandi (2027), dan ditutup dengan Kurushetra pada tahun 2028.

Baca juga  Aktris Cantik Tukang Ojek Pengkolan Tunjukkan Baby Bump, Warganet Ucapkan Doa dan Selamat

Teaser first look Satria Gatotkaca sendiri akan mengudara 2020 dan Tokoh pertama yang akan diangkat adalah Gatotkaca, superhero berjuluk “otot kawat tulang besi” yang bisa terbang di angkasa tanpa bantuan sayap. Untuk saat ini, teaser firs look Gatotkaca sudah bisa dilihat di YouTube official Satria Dewa Studio. Sang sutradara, Charles Gozali mengatakan bahwa butuh waktu satu tahun untuk menggarap teaser ini saja agar layak tampil dan bersaing dengan film lain. Biaya yang dikeluarkan pun tidak main-main, Rp1 miliar Rupiah. Sebelum teaser ini muncul, Charles Bersama timnya sudah membuat film versi pendek berdurasi 7 menit. Kemudian, sekarang diramu lagi dan jadilah first look berdurasi hampir dua menit. Seperti yang sudah kita ketahui di atas jika produksi dan penayangan film-film ini akan berlangsung hingga tahun 2028. Pembuatan film Gatotkaca sendiri sudah memakan biaya miliaran apalagi untuk menayangkan semuanya bukan? Untuk membuat semua sosok bisa hadir di layar perak, butuh kucuran dana yang banyak tentunya. Ada harga, ada rupa. Tentu, dalam proses pembuatannya orang yang terlibat juga tidak main-main.

Selain Charles Gozali sebagai sutradara, ada Cecep Arif Rahman sebagai koreografer laga, Chris Lie sebagai creative desain, dan Rene Ishak sebagai produser, jajaran tim tersebut jelas yang telah memiliki track record mumpuni. Masih melansir kaorinusantara.or.id, Rene Ishak menyebut angka yang fantastis untuk membangun Satria Dewa Universe yang menaungi Gatotkaca. Angka ratusan miliar pun disebut sebagai estimasi perkiraan keseluruhan film yang nantinya berjumlah delapan itu. mantull enggak tuh?

Baca juga  Mengaku Bisa Menghasilkan 1000 Dolar Per Hari, Begini Kehidupan Asli Budi Setiawan

Saat ini mungkin yang paling digandrungi dan dicintai di Indonesia adalah superhero besutan Marvel Comic yang bernaung dalam Marvel Cinamatic Universe, seperti Iron Man, Captain America, Thor, Captain Marvel, dan masih banyak lagi. Sedangkan, sebenarnya kita punya para ksatria sendiri, yang mungkin cerita mereka tidak banyak diketahui oleh millennial Indonesia. Oleh karena itu, keberadaan Satria Dewa Universe diharapkan menumbuhkan kembali kecintaan akan produk sendiri.

Perkenalan dengan mereka tak hanya dilakukan lewat layar lebar saja, tetapi juga akan ada merchandise, komik online maupun cetak, video game, serial televisi, bahkan theme park. Pameran perdana merchandise akan dilangsungkan di Pacific Place Mall pada Oktober 2019. Ya, semoga saja kelak Satria Dewa Universe bisa terus menelurkan karya apik yang setara dengan MCU. Jika kita bisa mencintai produk dari luar negeri, maka enggak ada salahnya juga mendukung produk lokal negeri sendiri kan? Jadi, enggak sabar nih menunggu Gatotkaca hadir di bioskop. Hehe.


Bumilangit Cinematic Universe


Tidak mau kalah dari Amerika dengan DC dan Marvel, Bumi Langit Publisher, saat ini tengah mempersiapkan sebuah cinematic shared universe yang berisi para superhero asli Indonesia, yaitu Bumi Langit Cinematic Universe (BLCU) .

Tentunya cinematic universe ini akan mengadaptasi tokoh-tokoh superhero dari publisher lokal Bumi Langit. Beberapa waktu lalu sempat beredar sebuah bocoran timeline film yang akan di produksi Bumi Langit Cinematic Universe. Dalam foto tersebut, ada beberapa film yang disiapkan oleh Bumi Langit sampai 2023 mendatang, diantaranya adalah Godam, Aquanus, Mandala, Sri Asih, dan Maza. Untuk lebih lengkapnya tentang deretan film Jagat Sinema Bumilangit jilid 1. silahkan lihat foto-foto berikut.

Baca juga  Sukses Jadi Aktor dan Penyanyi, Artis Ganteng ini Malah Punya Cita Cita Jadi Politikus

Timeline untuk penayangan film-film BLCU ternyata sudah dijadwalkan sampai tahun 2023 nanti, Urbaners. Menariknya, timeline tersebut dibagi menjadi 4 era. Jadi, BLCU bakal dimulai pada Era Legenda, yaitu ketika Gunung Toba meletus 75.000 tahun sebelum Masehi. Setelah itu, ada Era Jawara yang menjadi era pendekar masa kerajaan nusantara. Mandala dan Si Buta dari Gua Hantu menjadi tokoh yang berasal dari era ini.

Selanjutnya, masuk ke Era Patriot, menceritakan para superhero yang hidup di masa sekarang. Contohnya adalah Gundala, Godam, Sembrani, Sri Asih, dan Tira. Sayangnya, belum ada informasi lebih lanjut terkait Era Revolusi. Yang menjadi kejutan ialah, para pemeran superhero Jagat Sinema Bumilangit jilid satu ini, hampir semuanya merupakan aktor dan aktris papan atas tanah air, seperti Joe taslim, Abimana Arisatya, Cicco Jericho, Nicholas Saputra, Dian Sastro, Chelsea Islan, Zara JKT48, hingga Tatjan Saphira.

Kece banget kan dua Cinematic Universe dari Indonesia ini, udahlah jangan pernah lagi ngeremehin film Indonesia. Asal kalian tahu saja, film Gundala yang termasuk kedalam Jagat Sinema Bumilangit, menjadi salah satu film yang masuk Toronto Film Festival, dimana film ini akan bergandengan dengan film JOKER di festival film paling bergengsi di dunia itu.

Ayok jawab jujur! kamu lebih menantikan Satria Dewa Cinematic Universe atau Bumilangit Cinematic Universe?

(Visited 73 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.