Thu. Oct 29th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Kenapa Plankton Menikah dengan Komputer? Ternyata Ini Alasannya!

2 min read
Sharing is Caring

Namun dibalik kisahnya Spongebob yang menarik, serial Spongebob Squarepants ini banyak mengundang tanya dan rasa penasaran penontonnya. Salah satunya ialah mengapa Plankton bisa menikah dengan sebuah komputer?

Referensi pihak ketiga

Ya, Plankton si hewan kecil itu memang telah memiliki istri, namun istrinya itu bukanlah dari kalangan plankton sendiri ataupun ikan ikan lainnya. Istri Plankton itu bernama Karen yang merupakan sebuah komputer.

Berikut alasannya!

1.Berawal dari kalkulator

Pada episode ‘Goo Goo Gas’ ternyata wujud asli Karen adalah sebuah kalkulator. Kemudian Plankton memodifikasi kalkulator tersebut hingga berbentuk monitor yang menampilkan garis dan sesekali berubah menjadi garis wajah.

kincir.com

Seiring berjalannya waktu, Plankton terus mengembangkan teknologi Karen. Hingga akhirnya Karen bisa menyatu dengan Chum Bucket, restoran cepat saji milik Plankton.

Baca juga  5 Hal yang Jangan Dilakukan di Negara Thailand

Karen pun menjadi robot canggih yang dapat mengurusi berbagai macam keperluan Plankton, mulai dari makan hingga mengelola restoran. Dalam beberapa episode, Karen juga terlihat bisa berjalan dan bergerak dengan roda dan tangan buatannya.

2. Hanya Karen yang bisa mengerti Plankton

Di beberapa episode Plankton memang tak memiliki teman, meski kadang akur dengan Tuan Krab ataupun bermain dengan Spongebob, nyatanya momen itu tidak berlangsung lama.

Plankton benar benar tak menyukai pertemanan. Hanya ada satu yang dapat mengerti Plankton dia adalah sang istri, Karen. Karen selalu membantu Plankton dalam hal apapun termasuk mencuri resep rahasia Krabby Patty.

duniaku.net

Karen sangat cerdas dengan ide idenya, seperti melakukan penyamaran hingga membentuk pasukan robot. Namun usahanya itu selalu gagal karena ulah Plankton yang ceroboh.

Baca juga  5 Fakta Serial Animasi Shaun the Sheep, No Lima Gak Nyangka!

Berbeda dengan Plankton, Karen selalu menganggap dirinya tidak punya perasaan. Uniknya, sebagai robot Karen tak selalu nurutin apa keinginan Plankton, Karen hanya menuruti apa yang dibutuhkan Plankton bukan apa yang diinginkan Plankton. Meski seringkali bebeda pendapat, Karen tak pernah benar benar meninggalkan Plankton.

(Visited 264 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.