Thu. Oct 29th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

7 Bentuk Kehidupan yang Ada Di Alam Semesta, Mungkinkah Kehidupan Diluar Bumi Terjadi?

5 min read
Sharing is Caring

Apakan ada kehidupan diluar sana? Seperti apakah mereka? Para ilmuwan masih terus mengeksplorasi alam semesta untuk menemukan jawaban dari pertanyaan ini. Dalam berbagai film fiksi ilmiah, makhluk ruang angkasa digambarkan telah berkali-kali mengunjungi bumi dengan wujud yang berbeda-bida.

Ilmuwan telah memprediksi berbagai jenis kehidupan yang mungkin ada diluar sana. Berikut ini adalah 10 bentuk kehidupan yang mungkin ada di alam semesta berdasarkan studi ilmiah.

7. Bentuk kehidupan berbasis silikon

Silikon adalah molekul yang struktur dan sifat kimianya sangat mirip dengan sifat karbon, karbon sendiri adalah elemen yang menjadi dasar sebagian besar kehidupan di Bumi (seperti manusia dan hewan). Bagian penting dari kehidupan seperti yang kita ketahui adalah kemampuan karbon untuk membentuk rantai atom dan molekul kompleks yang cukup besar untuk mengandung pemrograman biologis seperti DNA.

Silikon adalah komponen yang biasa digunakan dalam chip komputer, silikon adalah elemen yang paling dekat dengan manusia dalam merancang sistem kecerdasan mereka sendiri. Ini akan berpotensi membentuk versi DNA-nya sendiri secara organik di bawah keadaan yang tepat.

Selain itu, ada contoh di Bumi organisme yang menggunakan silikon dalam struktur biologis, khususnya dalam bentuk alga yang dikenal sebagai diatom. Mereka bertanggung jawab atas penggunaan lebih dari enam miliar metrik ton silikon setiap tahun di lautan Bumi serta produksi hampir 20 persen oksigen planet ini.

Akibatnya, ada kemungkinan bahwa silikon mungkin ada sebagai tahap kehidupan awal di planet lain, mengubah atmosfer mereka menjadi oksigen dan membuat mereka siap untuk kehidupan yang lebih maju di kemudian hari.

6. Kehidupan berbasis arsen

Arsen merupakan elemen logam berat yang sangat beracung bagi organisme di Bumi. Skan tetapi sains menunjukkan bahwa arsen sepenuhnya mungkin termasuk ke dalam biomolekul kompleks.

Arsenik bisa menjadi bentuk kehidupan karena kesamaan kimianya dengan fosfor, bagian pokok dari DNA dalam kehidupan Bumi. Beberapa studi menunjukkan bahwa arsenik mungkin pernah menjadi bagian dari DNA di awal kehidupan di Bumi, menggantikan DNA yang berbasis fosfor sekarang.

Baca juga  10 Bukti Bahwa Kegiatan Tidak Berfaedah Ini Bisa Membuatmu Tidak Akan Pernah Bosan!

Pada tahap awal kehidupan, mikroba menyerap fosofr dari batuan di lautan, arsenik hanya tersedia bagi organisme yang tinggal di dekat lubang hidrotermal yang jauh didalam lautan.

Meskipun bukti menunjukkan bahwa fosfor adalah bahan kimia yang lebih efisien daripada arsenik dalam kehidupan lanjut, unsur beracun ini kemungkinan akan cukup baik untuk awal bentuk kehidupan sederhana. Makhluk yang terbuat dari bahan ini mungkin bersembunyi di kedalaman lautan planet asing.

5. Kehidupan berbasis amonia

Air adalah bagian penting dari semua kehidupan Bumi. Tubuh kita menggunakan cairan sebagai pelarut, yang diperlukan untuk hampir semua reaksi kimia yang menghasilkan energi dan mempertahankan fungsinya. Air terdapat mulai dari mikroba kecil hingga manusia.

Tetapi bagaimana jika ada alternatif untuk air untuk membentuk kehidupan? ilmu pengetahuan menunjukan bahwa elemen demikian memang ada.

Agar kehidupan ada dalam suatu zat selain air, zat itu perlu memiliki kisaran suhu yang cukup besar di mana ia bisa mencair dan mengalir. Air ada dalam bentuk cair antara 0 derajat Celcius (32 ° F) dan 100 derajat Celcius (212 ° F), kisaran 100 derajat Celcius (180 ° F).

Amonia berbentuk cair antara suhu -77,7 derajat Celcius (-107,86 ° F) dan -33,3 derajat Celcius (-27,94 ° F), kisaran yang relatif besar yaitu 44,4 derajat Celcius (79,92 ° F). Sementara orang mungkin berpikir bahwa suhu seperti itu akan terlalu dingin untuk menopang kehidupan, ada kemungkinan bahwa reaksi dan proses yang diperlukan untuk kehidupan masih bisa ada, meskipun pada kecepatan yang lebih lambat.

Dengan demikian, organisme yang menggunakan amonia alih-alih air sebagai pelarut kimia kemungkinan akan hidup lebih lama tetapi memetabolisme dan berevolusi lebih lambat dari kehidupan berbasis air.

Baca juga  7 Kegagalan Eksperimen Sains Terbesar di Dunia,

4. Kehidupan berbasis karbon

Bentuk kehidupan berbasis karbon adalah satu-satunya jenis yang kita tahu, karena diri kita sendiri adalah berbasis karbon.

Kehidupan karbon bisa saja terjadi di planet lain yang mengandung keberadaan oksigen dan air dalam bentuk cairan. Melalui evolusi, bisa saja muncul kehidupan alien berbasis karbon, bentuk alien ini bisa sangat berbeda dari manusia karena bentuknya akan menyesuaikan dengan lingkungan tempat mereka hidup.

Sejumlah besar bentuk kehidupan karbon ada di Bumi. Mereka hidup di mana-mana, mulai dari samudra yang dingin sampai ke mulut gunung berapi. Keberadaan organisme di Bumi dalam lingkungan yang sedemikian ekstrem adalah bukti bahwa sangat mungkin bagi jenis kehidupan ini untuk hidup di berbagai planet lain, termasuk beberapa yang kita anggap tidak layak huni bagi manusia.

3. Kehidupan di ruang angkasa

Meskipun sains saat ini tidak menunjukkan bahwa bintang atau galaksi itu sendiri dapat membentuk kehidupan, akan tetapi secara ilmiah bentuk kehidupan dengan senyawa organik dapat terbentuk di luar planet dengan bantuan bintang di dekatnya dan struktur bintang.

Dengan menggunakan Atacama Large Millimeter / submillimeter Array, ilmuwan telah mendeteksi senyawa organik di Large Magellanic Cloud, sebuah galaksi satelit dari Bima Sakti kita sendiri. Molekul organik kompleks seperti metanol, dimetil eter, dan metil format, yang semuanya penting dalam kehidupan organik, terdeteksi dalam dua nebula di Awan Magellan Besar.

Ini menunjukkan bahwa dengan diberikannya waktu dan keadaan yang tepat, senyawa-senyawa ini akhirnya dapat membentuk molekul-molekul yang mereplikasi diri yang akan menjadi dasar kehidupan dalam nebula semacam itu. Kemudian, mereka dapat membuat struktur biologis yang lebih kompleks. Karena mereka akan berevolusi tanpa fungsi dasar gravitasi seperti di Bumi, kita tidak tahu seperti apa makhluk ini.

Baca juga  4 Anomali Aneh yang Menantang Logika Sains

2. Panspermia

Sebuah teori paling umum menyebutkan bahwa kehidupan menyebar melalui alam semesta dari satu planet yang memiliki kehidupan menuju planet lain yang tidak berpenghuni. Teori ini menyatakan bahwa kehidupan dapat didistribusikan oleh debu, puing-puing, asteroid, dan komet yang membawa mikroorganisme dari planet lain.

Organisme seperti itu sudah ada di Bumi. Makhluk ini dapat menahan dingin dan panas ekstrem serta sinar UV dan kekuatan intens. Meskipun mereka adalah salah satu bentuk kehidupan paling dasar yang diketahui, mereka memiliki kemampuan yang tak tertandingi untuk bertahan hidup dalam kondisi yang akan membunuh sebagian besar organisme lain.

1. Tidak berbasis apapun

Sayangnya, sangat mungkin bahwa kita adalah satu-satunya planet di alam semesta yang memiliki kehidupan. Karena luasnya ruang dan batas kecepatan cahaya yang dikenakan pada perjalanan intergalaksi, mungkin mustahil bagi kita untuk menemukan kehidupan lain atau bahkan menentukan apakah itu ada. Di alam semesta yang dapat diamati, kita belum menemukan bukti konkret bahwa kehidupan memang ada atau pernah ada di planet lain.

Walau alam semesta baru berusia sekitar 13,8 miliar tahun. Meskipun ini mungkin tampak seperti waktu yang lama, kita tidak memiliki cara untuk mengetahui berapa umur alam semesta nantinya. Mungkin kita adalah planet pertama yang mengembangkan kehidupan, dengan banyak planet lain yang ikut mengembangkan kehidupan di masa depan.

Kami memperkirakan bahwa kematian akibat panas di alam semesta (keadaan di mana tidak ada lagi energi panas) akan terjadi di suatu tempat antara 1 dan 100 triliun tahun. Dalam skenario terburuk, kita hanya memiliki kemungkinan 1,38 rentang hidup yang diharapkan alam semesta. Paling-paling, kita sekitar 0,01 persen dari perjalanan ke sana. Sangat kecil sekali ada kehidupan diluar sana sebenarnya.

(Visited 142 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.