Mon. Sep 21st, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Inilah 5 Jenis Jihad yang Tidak Pernah Kamu Dengar

4 min read
Sharing is Caring

Jihad dikaitkan dengan kelompok teroris yang mengatasnamakan Islam melakukan pembunuhan pada orang tak bersalah dan meledakkan semuanya sampai semua orang di suatu negara atau wilayah menerima paham keras teroris. Saat kita akan mengetahuinya, ini hanyalah interpretasi jihad yang disalahgunakan dan tidak dapat diterima, dan ada beberapa kegunaan lain dari konsep ini.

Jihad sendiri sebenarnya berarti berusaha atau berjuang dan tidak harus dalam perang suci, seperti yang dilakukan oleh banyak kelompok teroris. Jihad terutama mengacu pada pertempuran dari dalam diri seorang Muslim yang berusaha menjadi Muslim yang lebih baik. Itu tidak berarti umat Islam berperang melawan agama-agama lain.

5. Jihad seksual

Jihad seksual (jihad al-nikah) mengacu pada pernikahan sementara antara pria yang terlibat dalam pertempuran jihad dan wanita acak. Jihad semacam ini cukup baru dan kontroversial.

Para ulama Islam radikal mengeluarkan fatwa yang mendukung jihad seksual. Bahkan ada yang menyebutkan bahwa wanita yang sudah menikah diam-diam bisa meninggalkan suami mereka untuk melakukan jihad seksual. Sarjana lain mencela jihad seksual dan menyamakannya dengan perzinahan. Salah satu pihak mengklaim bahwa jihad seksual adalah hasil ciptaan orang Yahudi, Amerika, dan Arab.

Namun demikian, beberapa kelompok bermunculan di Twitter dan menawarkan perempuan kesempatan untuk menjadi jihadis seksual. Sebagian besar wanita yang mendaftar berakhir dengan pejuang di Negara Islam, Tentara Pembebasan Suriah, dan pejuang lainnya yang terlibat dalam perang.

Baca juga  Kocak! Begini Perbedaan Penampilan 8 Superhero Zaman Dulu dan Sekarang

Para wanita tidak menghabiskan seluruh waktu mereka diatas ranjang. Mereka dilatih dalam penggunaan senjata dan diizinkan untuk bergabung dengan unit non-tempur. Mereka juga memasak, merawat pejuang yang terluka, dan terlibat dalam propaganda media sosial.

4. Jihad cinta

Agama adalah topik hangat di India, di mana umat Islam dan Hindu tidak selalu akur disana. Perkawinan lintas agama seringkali kontroversial. Satu pernikahan Hindu-Muslim bahkan mengarah ke kasus Mahkamah Agung.

Beberapa tahun yang lalu, seorang wanita Hindu bernama Akhila Asokan masuk Islam, mengubah namanya menjadi Hadiya Jahan, dan menikah dengan pria Muslim. Keluarganya mengklaim bahwa dia adalah korban jihad cinta yang dicuci otak dan meminta pengadilan menyatakan pernikahan itu ilegal.

Di India, “jihad cinta” adalah ungkapan yang dipromosikan oleh orang Hindu radikal yang sering menuduh pria Muslim menggoda wanita Hindu dan memaksa mereka untuk masuk Islam dengan tawaran pernikahan. Orang-orang Muslim mengklaim bahwa kaum radikal hanyalah terlalu paranoid dan tidak ada yang namanya jihad cinta dalam Islam.

Pada tahun 2018, kasus tersebut mencapai Mahkamah Agung India, tempat pernikahan dinyatakan sah setelah Hadiya bersaksi bahwa dia tidak dipaksa untuk masuk Islam. Hadiya menambahkan bahwa orang tuanya telah menahannya didalam rumah untuk waktu yang lama dan bersikeras bahwa dia ingin bersama suaminya.

Baca juga  Mahasiswa WNI di Wuhan: Bahan Pokok Langka, Seikat Kol Berharga Rp 200.000

3. Jihad ekonomi

Jihad ekonomi adalah metode Iran untuk lolos dari serangkaian sanksi internasional yang dijatuhkan padanya sejak 2006. Jihad ekonomi dipromosikan oleh pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, yang bahkan menyatakan pada tahun 2011 adalah “tahun jihad ekonomi.”

Sebagai bagian dari jihad ekonomi ini, Khamanei menyarankan bahwa pemerintah Iran hanya menjual minyaknya kepada pelanggan tertentu, meningkatkan ekspor gas dan produk minyak lainnya, memanfaatkan saluran yang berbeda untuk mengekspor minyaknya, memungkinkan sektor swasta berpartisipasi dalam penjualan minyaknya, dan pertimbangkan untuk menukar minyaknya dengan barang lain yang dibutuhkannya.

Khamanei juga menyarankan agar pemerintah Iran mendiversifikasi ekonomi, mengurangi kebutuhan energi negara, meningkatkan pajak, meningkatkan produksi dalam negeri untuk mengurangi impor, dan menemukan lebih banyak investor asing dan importir untuk barang-barang penting.

2. Jihad media

Jihad media adalah bentuk jihad yang dipromosikan oleh Negara Islam di masa jayanya. Kelompok itu meminta umat Islam di seluruh dunia untuk memulai kampanye online untuk mendukung perjuangannya dan melemahkan semangat musuh. Jihad ini juga mendorong umat Islam untuk menerbitkan kembali karya-karya yang dibuat oleh tim media Negara Islam dan mendistribusikannya ke publik.

Jihad media pertama kali disebutkan dalam sebuah artikel di majalah Islamic State’s Youth of the Caliphate. Majalah itu sering memuji para pejuang dan mendorong lebih banyak serangan terhadap musuh-musuh mereka. Satu artikel berjudul “Media Jihad,” di mana editor meminta umat Islam untuk membeli telepon dan laptop untuk menyebarkan propaganda teroris di Internet dan media sosial.

Baca juga  5 Foto Terakhir sebelum Kejadian Tragedi Mengerikan

1. Jihad air

Jihad air adalah hal yang unik di India dan Pakistan. Kedua negara mengalami kesulitan untuk mencapai kesepakatan atas masalah kepentingan bersama, seperti pasokan air. Kedua negara mengalami banjir besar yang terkadang menyebabkan ribuan orang meninggal dan puluhan ribu orang kehilangan tempat tinggal.

Masing-masing negara menyalahkan negara lain atas kematian yang disebabkan oleh banjir tersebut. Pakistan sering menuduh India salah mengelola bendungannya dengan sengaja menyebabkan banjir di Pakistan. Beberapa orang di Pakistan bahkan menyebut kesalahan manajemen ini sebagai “jihad air” yang dilakukan India.

Pada 2010, pendiri Lashkar-e-Taiba, kelompok teroris yang terkenal karena serangan teroris November 2008 yang menewaskan sekitar 170 orang di Mumbai, mengancam akan melakukan jihad air terhadap India. Hafiz Saeed mengeluarkan ancaman di televisi, berjanji akan menyerang India atas klaim bahwa negara tersebut telah membangun bendungan untuk menghentikan air mencapai Pakistan.

(Visited 19 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.