Fri. Dec 4th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

5 Perang Paling Tidak Wajar Didunia

3 min read
Sharing is Caring

Perang digunakan untuk memperebutkan banyak hal. Ini bisa mengenai kehormatan, kemuliaan, membebaskan tanah yang diyakini sebagai hak milik – dan masih banyak alasan lainnya, tetapi di samping itu ada sejumlah perang yang tidak biasa, diperjuangkan demi alasan yang sepele, atau bahkan konyol.

Tanpa panjang lebar, berikut ini adalah 5 perang paling aneh dengan alasan tidak wajar yang memulainya :

5. Perang Ember Kayu

Perang ini dimulai pada 1325 di Italia, ketika pasukan kota Modena dan Bologna mulai mempermasalahkan sebuah ember kayu. Masalah mulai ketika sekelompok tentara Modena menyerbu Bologna dan mencuri ember kayu besar.

Serangan itu berhasil, tetapi Bologna, yang ingin merebut kembali ember kayu dan harga dirinya, menyatakan perang terhadap Modena. Perang berkecamuk selama dua belas tahun penuh, tetapi Bologna tidak pernah berhasil mendapatkan kembali embernya. Hingga hari ini ember tersebut masih disimpan di menara lonceng Modena.

Durasi perang: (1325-1337) Dua belas tahun.

Korban: Tidak Diketahui.

4. Perang Moldova-Transdniestrian

Perang ini dimulai tak lama setelah runtuhnya Uni Soviet, ketika bekas negara blok Soviet di Moldova mengalami krisis. Dua pertiga negara menginginkan hubungan lebih dekat dengan Rumania, tetapi sepertiga sisanya ingin tetap dekat dengan Rusia. Akibatnya, perang meletus. Tetapi yang membuat perang ini benar-benar aneh adalah kenyataan bahwa para lelaki yang saling bertarung di siang hari sering berkumpul di tanah tak bertuan di malam hari untuk bergaul dan minum-minum.

Baca juga  Ini dia 4 Saksi Bisu Sisa Perang Dunia Ke-2 Di Indonesia

Para tentara ini bahkan membuat perjanjian untuk tidak saling menembak jika mereka melihat satu sama lain selama pertempuran pada hari berikutnya. Dan ini bukan kejadian satu kali, itu terjadi hampir setiap malam selama perang. Seorang tentara menulis dalam jurnalnya: “Perang itu seperti pesta yang aneh, pada siang hari kita membunuh musuh kita, pada malam hari kita minum bersama mereka. Perang yang aneh sekali. ”

Durasi perang: (2 Maret – 21 Juli 1992) Empat bulan.

Korban: 1.300 tewas di kedua sisi.

3. Perang Bola

Beberapa perang dimulai dengan serangan mendadak, yang lain dimulai dengan pembantaian, tetapi yang ini dimulai dengan pertandingan sepak bola antara El Salvador dan Honduras, pada tahun 1969. El Salvador mengalami kekalahan dan ketegangan terus meningkat hingga pada 14 Juni 1969 Tentara El Salvador melancarkan serangan terhadap Honduras.

Baca juga  3 Peninggalan Nabi yang Menghebohkan Dunia

Terkejut dengan kekerasan yang mendadak itu, Organisasi Negara-negara Amerika mengorganisir gencatan senjata yang diberlakukan pada tanggal 20 Juni, hanya seratus jam setelah tembakan pertama dilepaskan.

Durasi perang: (14-20 Juni 1969) Empat hari.

Korban: 3.000 tewas di kedua sisi.

2. Perang Emu

Ini mungkin satu-satunya perang formal dari makhluk selain manusia, yakni unggas. Pada tahun 1932, populasi emu di Australia tumbuh di luar kendali, dengan sekitar 20.000 emu berkeliaran di sekitar gurun Australia dan menyebabkan kekacauan ekosistem tanaman.

Sebagai tanggapan, militer Australia mengirim satuan tugas tentara yang dipersenjatai dengan senapan mesin untuk membunuh emu dan bahkan secara bercanda menyatakan perang terhadap mereka. Pada pertengahan November mereka pergi ke padang pasir dan melanjutkan untuk memburu segala emu yang bisa mereka temukan.

Namun, mereka mengalami komplikasi; emu terbukti sangat tangguh, bahkan ketika dihantam oleh beberapa peluru senapan mesin mereka terus melarikan diri, dengan mudah melarikan diri dari tentara dengan muatan penuh. Perang Emu berlangsung selama hampir seminggu sebelum Mayor Meredith, merasa jijik dengan hasil perang tentaranya, hanya sedikit sekali emu yang berhasil di bantai pada saat itu.

Baca juga  Sebelum Indonesia, Ini 5 Nama Yang Pernah Disematkan Kepada Nusantara

Durasi perang: (11-18 November 1932) Tujuh hari.

Korban: 2.500 emus.

1. Perang Paraguay

Presiden Paraguay, Francisco Solano Lopez, adalah pengagum berat Napoleon Bonaparte. Dia menganggap dirinya ahli taktik dan komandan yang hebat, tetapi tidak memiliki satu hal, pengalaman perang. Maka untuk mengatasi masalah ini, pada tahun 1864 ia mendeklarasikan perang terhadap tiga negara tetangganya yakni Argentina, Brasil, dan Uruguay.

Hasil dari perang? Paraguay hampir musnah. Diperkirakan 90% dari populasi prianya meninggal selama perang, karena penyakit, kelaparan dan pertempuran dengan pasukan musuh. Ini mungkin salah satu perang yang paling tidak diperlukan dalam sejarah karena Lopez hampir tidak punya alasan untuk menyatakan perang terhadap negara tetangganya yang lebih kuat.

Durasi Perang: (1864-1870) Enam tahun.

Korban: 400.000 di kedua sisi.

(Visited 65 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.