Sat. Sep 26th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

5 Kisah Agama Islam dan Kristiani yang Paling Keren

4 min read
Sharing is Caring

Walau Kristen dan Islam merupakan agama yang berbeda tapi siapapun yang mengikut kisah alkitab dan Al-Quran pasti menemukan beberapa kemiripan kisah didalam dua Agama tersebut. Seperti Nabi Isa dimana di dalam kedua literatur suci itu memiliki kemiripan kisah yang tidak dapat dipisahkan.

Selain Nabi Isa ternyata ada kisah lain yang mirip antara Al-Quran dan Injil lho, mari kita simak daftarnya.

5. Nabi Daud Adalah Magneto

Selain sebagai prajurit yang hebat, Raja Daud AS /David dari Israel juga seorang pandai besi yang luar biasa. Kata “Luar biasa” artinya dia bisa menempa besi — dengan tangan kosong. Allah SWT mengajari Nabi Daud cara membuat baju pelindung dan peralatan perang lainnya tanpa menggunakan peralatan apa pun.

Tangan kosongnya tidak hanya sebagat membuat baju besi saja. Suatu malam ketika dia tertidur, Saul menyelinap ke tendanya dan mencoba membunuhnya. Saulus menikam dan memotong Nabi Daud AS beberapa kali tetapi gagal menembus mantel besi yang dikenakannya di balik pakaiannya. Ketika bangun, Nabi Daud AS mengambil pedang Saul dan mengubahnya menjadi mentega cair.

Pada titik ini, Nabi Daud AS bisa saja memusnahkan Saulus, tetapi Daud, sebagai pengikut yang selalu setia, Saulus segera melarikan diri. Setelah kematian Nabi Daud, tidak ada yang bisa meniru gaya uniknya dalam membuat baju besi selama berabad-abad, dan bahkan tidak ada satu orangpun yang bisa menempa besi dengan tangan kosong.

4. Tugas Lain Malaikat Jibril

Sebagian besar malaikat digambarkan memiliki empat hingga enam sayap dalam Alkitab, Sedangkan dalam salah satu hadist, Nabi Muhammad SAW mengklaim bahwa ia melihat penampilan sesungguhnya malaikat Jibril dengan mata kepalanya sendiri. Menurutnya, Malaikat Jibril memiliki 600 sayap, yang menutupi seluruh cakrawala.

Baca juga  Tak Banyak yang Tahu, 7 Artis Korea ini Ternyata Menyandang Status Janda

Juga, dalam kisah kaum Sodom dan Gomora, Malaikat Jibril lebih dari sekadar seorang utusan yang diutus untuk memperingatkan Nabi Luth AS. Dia juga ada di sana untuk menghancurkan dua kota terkutu itu. Setelah membiarkan Nabi Luth dan keluarganya melarikan diri, tubuh malaikat Jibril tumbuh menjadi raksasa dan mencabut kota-kota itu dari tanah. Dia mengangkat kedua kota itu begitu tinggi sehingga makhluk yang hidup di surga bisa mendengar suara ayam jantan, anjing, dan teriakan manusia didalamnya. Dia kemudian membanting kedua kota itu kembali ke Bumi dan, untuk memastikan tidak ada yang selamat, malaikat Jibril menghujani batu-batu besar dan panas di atas kota itu.

3. Kecerdikan Nabi Ibrahim

Ketika dia masih muda, Nabi Ibrahim AS / Abraham menerima pengelihatan dari Allah SWT dan memutuskan untuk menyembahnya sendirian. Dia menjadi jijik dengan ayahnya dan penduduk kota karena menyembah berhala buatan tangan mereka, dan dia berkhotbah kepada mereka untuk mengubah cara mereka. Setelah ditolak beberapa kali, Nabi Ibrahim AS memutuskan untuk menghancurkan semua berhala kecuali yang terbesar saat tidak ada orang yang melihat.

Setelah penduduk kota menemukan berhala-berhala mereka dirusak, mereka langsung mencurigai Nabi Ibrahim AS, dituduh demikian, Nabi Ibrahim AS meminta para warga untuk bertanya pada berhala paling besar.

Baca juga  Honorer Digaji Rp350 Ribu & Terpaksa Tinggal di Toilet, Dapat Bantuan Setelah Viral

Warga kota bingung karena mereka tahu patung berhala itu tidak bisa bicara. Setelah dia membuat mereka terlihat seperti orang bodoh, orang-orang melemparkan Nabi Ibrahim AS ke dalam tungku pembakaran. Mereka berpikir dengan membakar Nabi Ibrahim maka mereka akan bisa menyembah berhala sesuka hati mereka, tetapi mereka terperangah bahwa Nabi Ibrahim tidak terluka dari kobaran api sedikitpun. Setelah meninggalkan api, Nabi Ibrahim AS dipanggil untuk berdebat dengan raja. Raja menyatakan dirinya dewa dihadapan Nabi Ibrahim AS, oleh karena itu Nabi Ibrahim menantang sang raja untuk membenamkan Matahari seketika itu juga, akhirnya sang Raja mengaku kalah.

2. Nabi Adam AS Kalahkan Malaikat dalam Kontes Menamai Hewan

Dalam kisah itu, Tuhan memberi tahu para malaikat bahwa ia akan menempatkan Adam sebagai penanggung jawab Bumi. Para malaikat menyuarakan ketidaksenangan mereka dan bertanya mengapa Tuhan akan memilih seseorang yang pada akhirnya akan mendurhakai dia.

Untuk menyelesaikan sengketa ini, Tuhan menantang malaikat dan Adam untuk memberi nama semua hewan. Tuhan sebelumnya telah mengajar Adam semua nama hewan. Dia memberi tahu para malaikat untuk mulai lebih dulu, dan mereka mengatakan bahwa mereka tidak mungkin menyebutkan semuanya. Tuhan kemudian meminta Adam untuk melafalkan semua nama hewan yang pada akhrinya ia lakukan dengan sempurna. Melihat para malaikat dikalahkan secara telak, Tuhan kemudian memberi tahu para malaikat untuk sujud di hadapan Adam. Semua malaikat melakukannya kecuali Iblis, yang kemudian dikenal sebagai Setan penggoda manusia.

Baca juga  Aneka Buah Langka Asli Indonesia yang Hampir Punah, Sudah Coba yang Mana?

1. Nabi Sulaiman : Penguasa Segalanya

Raja Salomo atau Nabi Sulaiman AS begitu bijaksana dan kuat sehingga ia dapat mengendalikan binatang, setan, dan bahkan angin. Angin membawanya ke mana pun dia mau, dan dia memaksa iblis-iblis membangun gedung-gedungnya; dia juga memasukan iblis, jin, dan hewan-hewan untuk menjadi pasukannya.

Ketika memeriksa pasukannya suatu hari, Nabi Sulaiman AS memperhatikan ada seekor hoopoe (sejenis burung) yang hilang dan menuntut untuk mengetahui keberadaannya. Benar saja, burung itu datang dan memberi tahu Nabi Sulaiman AS tentang pertemuannya dengan ratu pagan Sheba yang perkasa.

Nabi Sulaiman AS memerintahkan burung itu untuk memberi tahu ratu Sheba bahwa ia akan berperang padanya jika dia tidak bertobat dari penyembahan berhala. Burung itu menyampaikan pesan itu kepada sang ratu, dan setelah melakukan beberapa pertimbangan, akhirnya sang ratu pergi ke istana Nabi Sulaiman. Kebijaksanaan dan keagungan kerajaan Nabi Sulaiman AS meninggalkan kesan yang begitu dalam bagi sang ratu, yang segera menyerahkan diri kepada Nabi Sulaiman AS dan agamanya.

Kerajaan Sulaiman terus makmur sepanjang masa pemerintahannya. Dia akhirnya meninggal sambil duduk di singgasananya dan bersandar pada tongkatnya. Tidak seorang pun (bahkan iblis) yang memperhatikan kematiannya sampai satu rayap menggerogoti tongkatnya dan menyebabkan Nabi Sulaiman AS jatuh.

(Visited 43 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.