Sun. Aug 9th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

5 Fakta Tentang Seks yang Tidak Pernah Kita Ketahui Sebelumnya

3 min read
Sharing is Caring

Terlepas dari perbedaan pendapat dan budaya, ada satu hal yang dapat disepakati semua orang: Seks adalah hal yang menakjubkan. Tidak peduli seberapa besar kita menikmatinya, itu adalah salah satu aspek evolusi manusia yang paling misterius. Para ilmuwan telah mencoba menjawab mengapa kita melakukan seks, karena dari perspektif evolusi, kegiatan seks itu tidak masuk akal.

Berikut ini adalah daftar 5 fakta tentang hubungan seks manusia yang tidak pernah kita ketahui sebelumnya.

5. Fetish Pada Kaki Dapat Melindungi Terhadap Penyakit Menular Seksual (PMS)

Menurut teori yang lebih masuk akal, fetish (gairah seksual pada hal tertentu) pada kaki mungkin telah berkembang sebagai respons terhadap gejala PMS yang meluas pada suatu daerah.

Dalam sebuah penelitian, para peneliti melihat setiap saat kaki menjadi sesuatu yang seksualkan dalam dalam sejarah. Ilmuwan terkejut menemukan bahwa semua waktu itu bertepatan dengan setiap kali ada wabah PMS di wilayah itu, meskipun penelitian ini sebagian besar terbatas pada Eropa. Di satu sisi, itu masuk akal, karena kaki mungkin muncul sebagai alternatif yang lebih aman daripada melakukan seks seperti biasa yang bisa menjadi sebuah resiko.

Baca juga  Lemak di Perut Gendut Hilang Dalam Waktu Singkat Hanya dengan Ramuan Murah ini

4. Wanita Memiliki Payudara Yang Memperbesar Secara Permanen Karena Bipedalisme

Menurut beberapa ilmuwan, payudara wanita terus berkembang sebagai respons alami terhadap manusia yang berdiri di atas kedua kakinya sendiri selama evolusi.

Anda tahu, ketika kita sedang merangkak, payudara tidak memberikan manfaat yang menarik bagi wanita, dan itu adalah bagian belakang yang berfungsi sebagai bagian yang paling terlihat dari anatomi reproduksi wanita. Ketika kita berdiri, manusia mengembangkan payudara sebagai cara lain untuk menarik pasangan yang lebih baik untuk melakukan reproduksi.

3. Homoseksualitas Mungkin Bertahan Karena Masyarakat Tidak Menyukainya

Menurut seorang ahli biologi evolusi, pengucilan masyarakat terhadap gay di sepanjang sejarah mungkin memiliki peran besar dalam homoseksualitas yang bertahan selama berabad-abad.

Baca juga  5 Hal Gila yang Hanya Kamu Temukan di Dubai, Balap Unta Pakai Robot!

Saking tidak diterimanya homoseksualitas di zaman dulu, orang gay dipaksa untuk menikah dengan lawan jenis, yang menyebabkan mereka memiliki bayi dan membantu kaum gay untuk bertahan hidup. Dan statistik mendukungnya; 37 persen komunitas LGBT di AS memiliki anak, dan sekitar 60 persen di antaranya adalah anak biologis.

2. Perempuan Mengerang Mungkin Menjadi Panggilan Untuk Pria Lain Di Sekitar

Menurut beberapa teori, erangan wanita saat melakukan seks mungkin lebih merupakan respon sosial daripada respon seksual. Penelitian menunjukkan bahwa ada alasan khusus mengapa wanita bersuara begitu keras saat berhubungan seks: Itu karena mereka mengundang pria lain ke hubungan seks jika pasangan mereka saat ini tidak dapat membuahi telur mereka.

Mereka menguji hipotesis ini pada babon dan menemukan bahwa pejantan yang mendengarkan pasangan lain berhubungan seks dapat belajar banyak dari sifat suara si betina, seperti seberapa besar kemungkinan perempuan tersebut akan dihamili oleh hubungan yang sedang berlangsung.

Baca juga  Jamur Berbahaya Ini Tumbuh Di Tempat Tak Terduga

1. Seks Mungkin Tidak Cuma Tentang Reproduksi

Menurut satu teori, kita mungkin memandang seks dengan cara yang salah. Seks mungkin tidak ada hubungannya dengan reproduksi sama sekali. Alih-alih, seks sebenarnya dikembangkan sebagai cara untuk bertukar dan mengumpulkan gen-gen yang berguna pada tahap-tahap awal evolusi. Bahkan sampai saat ini ilmuwan masih belum memiliki gagasan pasti tentang kapan tepatnya kehidupan di bumi mulai bereproduksi secara seksual.

Teori ini disebut teori gelembung libertine, yang berpendapat bahwa reproduksi seksual berasal pada saat ketika kami hanyalah “gelembung” dalam sup purba, dengan informasi genetik di semua tempat. “Gelembung-gelembung” ini mengembangkan seks sebagai cara untuk melampirkan informasi DNA yang bermanfaat satu sama lain untuk mendapatkan keturunan yang terbaik dari segala sesuatu yang ada di luar sana.

(Visited 15 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.